21 Anak Ikuti Kelas Pendongeng Cilik Indonesia II Tahun 2023, Awalnya Malu-Malu..!

Sedikitnya 21 anak-anak ikut menjadi peserta Kelas Pendongeng Cilik Indonesia Angkatan ke II, yang dilaksanakan oleh Kampung Dongeng Bangka Belitung, Minggu (12/2/2023). (ist)

PANGKALPINANG, TRASBERITA.COM — Kampung Dongeng Bangka Belitung sukses menggelar kelas Pendongeng Cilik Indonesia Angkatan II tahun 2023.

Sedikitnya 21 anak-anak ikut menjadi peserta Kelas Pendongeng Cilik Indonesia Angkatan ke II, yang dilaksanakan pada Minggu (12/2/2023) lalu.

Bacaan Lainnya

Meski awalya anak-anak ini terlihat malu dan sungkan, namun perlahan mereka mulai menikmati pelatihan mendongeng.

Mereka mulai berinteraksi saling berkenalan dan mulai mengikuti pelajaran yang dilakuan para pemateri.

Apalagi ketika Kak Zaskia dan Kak Minang Ayu mulai mengajak para peserta berinteraksi.

Kedua alumni kelas Pendongeng Cilik Indonesia Angkatan I ini membuka acara dengan ceria dan diselingi canda, sehingga para peserta mulai terlihat bergembira dan menikmati acara pelatihan mendongeng tersebut.

Seperti diketahui sebelumnya, kedua alumni ini juga telah berhasil meraih prestasi pada tingkat nasional.

Kak Zaskia meraih juara pertama untuk Lomba Bercerita Islami pada FASI tingkat Nasional tahun 2022.

Sedangkan Kak Minang Ayu meraih juara pertama untuk Lomba Mengulas Buku tingkat nasional tahun 2022 yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa.

Keduanya didapuk sebagai master of ceremony sekaligus menampilkan kemampuan mereka dalam bercerita di hadapan 21 peserta Kelas Pendongeng Cilik Indonesia Angkatan II tahun 2023.

Sementara itu, sebagai pemateri pada kegiatan ini antara lain dua mentor dari Kampung Dongeng Bangka Belitung yaitu Desri Susilawani dan Ira Esmiralda.

“Kami bekerjasama dengan Rumah Jendela Inspirasi Pangkalpinang sebagai lokasi kegiatan Kelas Pendongeng Cilik Indonesia Bangka Belitung angkatan ke II kali ini. Selain lokasi yang strategis, Rumah Jendela Inspirasi juga menjadi tempat belajar anak untuk mengenal budaya Bangka Belitung,” ungkap Desri Susilawani yang biasa disapa Bundes, yang sekaligus merupakan Ketua Kampung Dongeng Bangka Belitung ini.

Bundes juga menerangkan bahwa untuk setiap angkatan, peserta Kelas Pendongeng Cilik Indonesia Bangka Belitung selalu dibatasi.

“Terpaksa harus menolak peserta, karena kami ingin lebih fokus dalam mendampingi para peserta. Terlalu banyak peserta membuat kurang efektif dlaam aktivitas mentoring. Tentu saja saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan para orang tua terhadap Kampung Dongeng Bangka Belitung sebagai wadah yang menamoung aktivitas literasi anak,” ujar Bundes.

Diakui Bundes, antusias para orang tua terlihat dari kehadiran sejak awal hingga acara berakhir.

Bahkan dalam beberapa permainan yang dilakukan, orang tua ikut peserta bergembira bersama.

Diakhir kegiatan, para peserta diwajibkan tampil di depan teman-temannya untuk menyampaikan cerita yang disukai masing-masing. (*/tras)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *