500 Guru PAUD-SMA se Bangka Tengah dapat Pencerahan Dua Rektor

Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka Tengah menggelar seminar pendidikan secara luring (tatap muka secara langsung), di Koba Kabupaten Bangka tengah, Selasa (23/11/2021). (RR/tras)

Penulis: Rohmad Riduan

KOBA, TRASBERITA.COM –– Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka Tengah menggelar seminar pendidikan secara luring (tatap muka secara langsung), di Koba Kabupaten Bangka tengah, Selasa (23/11/2021).

Bacaan Lainnya

Meski saat ini diberbagai daerah masih terpapar virus Covid 19, namun kegiatan yang difasilitasi Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka Tengah tersebut bisa berjalan lancar, dengan tetap melaksanakan protokel kesehatan yang ketat dan disiplin.

Adapun tema besar yang diusung kali ini adalah “Peran Guru dalam Mewujudkan Visi Pendidikan 2035“, serta seminar pendidikan dengan tema “Bergerak dengan Hati Pulihkan Pendidikan”.

Bupati Kabupaten Bangka Tengah Algafry Rahman ST menuturkan bahwa andil guru dalam mengemban amanah sebagai pendidik generasi penerus bangsa patut diapresiasi dengan sepenuh hati.

“Karena guru adalah insan yang mulia dan penuh dedikasi,“ ujar Algafry.

Tak lupa pula Bupati juga mengajak para guru yang ada di Bangka Tengah untuk sama-sama mendidik, mengayomi serta menghantarkan mereka demi terwujudnya cita-cita yang mulia.

Seminar pendidikan ini diikuti kurang lebih 500 guru PAUD – SMA se Bangka Tengah di Gedung Serbaguna Milik Pemkab Bangka Tengah.

Seminar ini dipandu Moderator Astried Yanuarti Lofa SPsi, selanjutnya penyampaian materi oleh Bunda PAUD Bangka Tengah Drg Eva Fidia Lestari.

Selaku pemateri  pertama, Bunda PAUD Bangka Tengah menyampaikan Optimalisasi Peran Pendidik dan Orang Tua dalam Pendampingan Anak Usia Dini.

Ia menyampaikan ada enam fokus guru dan orang tua dalam membimbing anak usia dini yaitu menjadi tauladan, pengarah bakat, pembentuk karakter, pendamping tumbuh kembang, penyiapan kebutuhan dasar dan pengayom/pelindung bagi anank-anak usia dini.

Pemateri kedua yaitu Dr Wargianto MM selaku Ketua STIE Pertiba. Ia menyampaikan tentang “Mendesain  Program Kewirausahaan Sekolah yang Kreatif”.

Wagianto mengungkapkan bahwa sekolah harus menggali minat dan bakat siswa serta mengintergrasikan kewirausahaan kedalam bahan dan materi  ajar melalui kultur sekolah dan muatan lokal.

Pemateri yang ketiga yaitu Fadilah Sabri ST MEng, Selaku Rektor Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung. Fadillah menyampaikan materi tentang “Peran Guru dalam Mempersiapkan Generasi Emas 2045”.

“Guru bukanlah mereka yang mampu menyelesaikan setiap permasalahan muridnya, tapi setidaknya guru itu mampu memotivasi dan menginspirasi murid-muridnya, sehingga mereka mampu menyelesaikan setiap permasalahan yang mereka hadapi,“ ujar Fadillah.

Pemateri ke empat yaitu Dr Dr Ibrahim SFil, MSi. Rektor Universitas Bangka Belitung ini menyampaikan materi tentang “Tantangan Pendidikan di Era Digital”.

Ibrahim menuturkan bahwa lembaga pendidikan harus bisa mengelola perubahan dengan cara kekinian dengan cara mendidik berbasis mereka serta mengatur transformasi tekhnologi.

Ibrahim juga menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat berkelas dengan mengundang pemateri yang mumpuni dari berbagai intansi.

Sementara itu, disela- sela kesibukan acara seminar tersebut, terselip juga program “PERWIRA SEBATENG” (Program Kewirausahaan Sekolah Bangka Tengah) dengan Tag Line “one school one product” yang diikuti 79 sekolah PAUD – SMA yang sanggup dan bersedia untuk mempromosikan produknya di acara tersebut.

Trasberita sempat mewawancarai salah satu sekolah peserta pameran “Perwira Sebateng” yaitu SMP 3 Pangkalan Baru.

Yafani Ramlan SPd selaku Kepala Sekolah menuturkan produk unggulan mereka yaitu Budikdamber (budi daya ikan dalam ember).

Adapun produk turunannya adalah abon lele, lele asep dan pecel lele. (TRAS)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *