Penulis: Imo | Editor: Ichsan Mokoginta Dasin
MENDOBARAT, TRASBERITA.COM — Anggota DPRD Provinsi Bangka Belitung, H Jawarno KS, S.Ip, mengaku geram setelah mengetahui dua dari tiga nama calon Penjabat Gubernur Provinsi Bangka Belitung yang diusulkan oleh pimpinan DPRD Bangka Belitung dibatalkan sepihak oleh Kemendagri.
“Mereka (Kemendagri) seperti tak menghargai kita (DPRD Bangka Belitung). Memandang kita ini sebelah mata, sehingga seenaknya membatalkan dua nama yang sudah dewan ajukan dan menggantikannya dengan nama orang lain,” sesal Politisi Gerindra ini, diwawancarai di kediamannya, Minggu (19/3/2023).
Menurut Ketua Komisi II DPRD Bangka Belitung ini, dua nama calon Pj Gubernur Babel mengganti Ridwan Djamaluddin, yang dibatalkan oleh Kemendagri yakni Yan Megawandi dan Naziarto tersebut, diusulkan melalui rapat pimpinan dan diputuskan secara bersama.
“Artinya, nama yang diajukan oleh DPRD ini kita usulkan tak lepas dari aspirasi masyarakat juga. Tapi aspirasi masyarakat ini tidak mereka harga sama sekali,” tegas Jawarno dengan nada tinggi, seraya berharap agar pimpinan DPRD Bangka Belitung segera mengambil sikap.
“Jangan didiamkan. Ini menyangkut marwah dan harkat martabat kita sebagai rakyat Indonesia yang kebetulan tinggal di daerah,” kata Jawarno.
Jawarno mengungkapkan, tiga nama calon Pj Gubernur yang direkomendasikan oleh DPRD Bangka Belitung tersebut, disampaikan atas permintaan Kemendagri. Ketiganya adalah Yan Megawandi, Naziarto dan Tajudin.
“Dari ketiga nama yang kita ajukan itu yakni atas nama Naziarto, merupakan satu-satunya putra daerah asal Bangka Belitung. Ini putra daerah terbaik kita. Tapi sangat disesalkan, Naziarto, dan satu nama lagi yakni Yan Megawandi dibatalkan secara sepihak oleh Kemendagri,” ujar Jawarno dan berharap agar pihak Kemendagri mempertimbangkan kembali keputusan yang membatalkan dua nama calon Pj Gubernur Babel tersebut. (Tras)







