Kontributor: Debby_E
PANGKALPINANG, TRASBERITA.COM — Kepedulian terhadap nilai-nilai kemanusiaan ditunjukkan jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai di lingkungan Inspektorat Kota Pangkalpinang melalui kegiatan donor darah yang digelar pada Rabu (23/01/2026).
Kegiatan sosial yang bekerja sama dengan Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Pangkalpinang ini menjadi kontribusi nyata dalam membantu pemenuhan kebutuhan stok darah di ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Dari kegiatan tersebut, berhasil terkumpul 11 kantong darah, masing-masing terdiri dari golongan darah A sebanyak 4 kantong, golongan darah B sebanyak 5 kantong, dan golongan darah O sebanyak 2 kantong.
Sementara itu, golongan darah AB belum berhasil dihimpun.
Selain pendonor yang berhasil mendonorkan darahnya, tercatat empat orang calon pendonor belum dapat melakukan donor darah, dengan rincian dua orang terkendala kadar hemoglobin (HB) rendah dan dua orang lainnya ditunda sementara karena alasan kesehatan.
Meski demikian, antusiasme pegawai Inspektorat tetap tinggi sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
Kepala Inspektorat Daerah Kota Pangkalpinang, Muhamad Syahrial, SH, MH, menjelaskan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan inisiatif baru dan terobosan sosial yang dilaksanakan di lingkungan kantor pemerintahan Kota Pangkalpinang.
“Kegiatan ini baru pertama kali kami laksanakan dan menjadi bagian dari upaya kemanusiaan ASN. Ke depan, kegiatan donor darah ini direncanakan akan dilakukan secara rutin setiap tiga bulan sekali,” ungkap Syahrial.
Ia menegaskan bahwa Inspektorat Daerah tidak hanya berperan dalam fungsi pengawasan pemerintahan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir dan berkontribusi bagi masyarakat.
Apresiasi atas kegiatan tersebut disampaikan langsung oleh Plt Kepala UTD PMI Kota Pangkalpinang, H. Abdul Ghoni, S.E., M.Si, yang didampingi Ketua PMI Kota Pangkalpinang, Muhammad Iqbal.
Menurutnya, keterlibatan aktif instansi pemerintah sangat membantu keberlangsungan pelayanan transfusi darah di Pangkalpinang.
“Kami dari UTD PMI Kota Pangkalpinang mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kepala Dinas serta seluruh pegawai Inspektorat Kota Pangkalpinang yang telah melaksanakan kegiatan sosial donor darah bersama di Kantor Inspektorat,” ujar Abdul Ghoni.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama kegiatan berlangsung terdapat pelayanan atau sikap dari tim PMI yang kurang berkenan.
“Kami mohon maaf bila dalam pelaksanaan kegiatan ini masih terdapat kekurangan. Harapan kami, jika memungkinkan, kegiatan donor darah ini dapat dilaksanakan secara rutin setiap tiga bulan sekali di lingkungan Inspektorat Kota Pangkalpinang,” tambahnya.
Abdul Ghoni menegaskan bahwa bantuan dari ASN Inspektorat sangat berarti bagi PMI, mengingat kebutuhan darah di Kota Pangkalpinang terus meningkat dari waktu ke waktu, seiring dengan tingginya permintaan untuk pasien rumah sakit, ibu melahirkan, korban kecelakaan, serta penderita penyakit tertentu.
Sebagai lembaga kemanusiaan, PMI memiliki peran strategis dalam pelayanan transfusi darah, penanggulangan bencana, serta pelayanan sosial dan kesehatan masyarakat.
Donor darah menjadi salah satu kegiatan paling vital karena darah tidak dapat diproduksi secara buatan dan hanya dapat diperoleh dari kepedulian sesama manusia.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Pangkalpinang, khususnya Inspektorat Daerah, menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program kemanusiaan PMI.
Sebuah aksi sederhana, namun berdampak besar dalam menyelamatkan nyawa dan memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat. (Tras)













