Asyiknya Pelajar SMPN 2 Simpang Rimba Bekisah Jejak Perjuangan Batin Tikal Bersama Ketua LAM Basel

Dato Kulul diundang menjadi Guru Tamu pada mata pelajaran PKn kelas 8 di SMP Negeri 2 Simpang Rimba Kabupaten Bangka Selatan, Rabu (15/2/2023). (trasberita.com(

Oleh : Kuri Hangtuah
SIMPANGRIMBA, TRASBERITA.COM — Sebanyak 33 siswa-siswi SMP Negeri 2 Simpang Rimba Kecamatan Simpang Rimba Kabupaten Bangka Selatan antusias mendengarkan pemaparan dari Dato’ Kulul Sari, Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Bangka Selatan.

Saat itu Dato Kulul diundang menjadi Guru Tamu pada mata pelajaran PKn kelas 8 di SMP Negeri 2 Simpang Rimba Kabupaten Bangka Selatan, Rabu (15/2/2023).

Bacaan Lainnya

Tema yang diusung adalah ‘Perjuangan Pahlawan Daerah’ yang digagas oleh Arin Dwi Istanti, Guru Mata Pelajaran PPKn SMPN 2 Simpang Rimba.

“Kita harus berbangga dengan beberapa pejuang yang telah rela mengorbankan jiwa raganya untuk negeri ini, khususnya Bangka Belitung. Tanpa mereka kita, generasi saat ini tidak akan bisa menikmati kemerdekaan seperti saat ini,” ujar Dato’ Kulul Sari, ketika menyampaikan materi tentang sejarah perjuangan Pejuang Bangka.

Selain menyampaikan materi tentang pejuang lokal yakni Depati Bahren, Batin Tikal dan Depati Amir, Ketua LAM Bangka Selatan ini juga menyampaikan tentang beberapa budaya dan situs sejarah yang ada di Bangka Selatan, salah satunya juga situs prasejarah yang berada di Bukit Batu Kepale Desa Gudang,

“Pada 2019 kemaren telah ditemukan goresan yang berada di Bukit Batu Kepale di Desa Gudang. Temuan ini diduga goresan prasejarah yang berumur tiga ribu tahun lebih. Dengan ditemukan goresan ini, tentu menjadi kekayaan Kabupaten Bangka Selatan dibidang sejarah”, ujarnya.

Sekira 60 menit kegiatan ini berlangsung, siswa disuguhi dengan pengetahuan baru tentang pahlawan dan pejuang Bangka Belitung.

Dialog dua arah yang tercipta membuat siswa penasaran dengan jejak perjuangan Pejuang Bangka.

“Ini merupakan salah satu bentuk inovasi guru agar pembelajaran lebih bermakna. Tema pembelajaran yaitu pengenalan pahlawan daerah Bangka Belitung sebagai bentuk kecintaan peserta didik terhadap bangsa Indonesia khususnya Bangka Belitung sebagai perwujudan sumpah pemuda,” jelas Arin Dwi Istanti, Guru PPKn dan Wakil Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Simpang Rimba kepada media ini.

Ditambahkan Arin, kegiatan seperti ini sangat bermanfaat buat peserta didik, selain dapat info dari ahlinya mereka juga ada penyegaran suasana.

“Rencananya nanti kegiatan seperti ini akan dilaksanakan secara berkala pak”, imbuhnya. (tras)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *