Laporan: bim
PANGKALPINANG, TRASBERITA.COM – Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) tampaknya kian hari semakin gawat darurat dengan maraknya peredaran narkoba.
Buktinya saja, Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel) berhasil mengungkap dugaan perkara tindak pidana penyalahgunaan narkotika yang sangat fantastis mencapai ratusan kasus.
Parahnya lagi, jumlah tersangka yang berhasil diamankan Polda Babel beserta jajarannya sebanyak 206 tersangka dari pengungkapan 165 kasus selama triwulan pertama tahun 2026, terhitung sejak 1 Januari hingga 8 April 2026.
Dari 206 tersangka tersebut, mayoritas tersangka merupakan laki-laki sebanyak 186 orang, sedangkan perempuan sebanyak 20 orang. Sebagian besar pelaku berada pada usia produktif.
Adapun dari sisi profesi, pelaku berasal dari berbagai latar belakang, di antaranya 36 orang pelajar/mahasiswa, 73 orang buruh harian lepas, iraswasta 22 orang, petani/nelayan 21 orang, 12 orang Ibu Rumah Tangga (IRT), 8 orang karyawan swasta, tidak bekerja 33 orang serta TNI/Polri 1 orang.
Sedangkan barang bukti yang turut pula diamankan yakni varian narkotika dan obat berbahaya, diantaranya Sabu: 7,9 kilogram bruto, Ganja: 5,9 kilogram bruto, pil Ekstasi 5.551 butir, obat mengandung ketamin 47,3 kilogram bruto, serta obat keras tanpa merek dan cairan intermediate 145 mililiter.
Sementara, barang bukti yang dimusnahkan dalam kegiatan tersebut terdiri dari Sabu sekitar 4,6 kilogram, Ekstasi sebanyak 4.293 butir, Ganja sekitar 5,038 kilogram serta obat mengandung ketamin sebanyak 43.849 gram.
Hal ini diungkapkan oleh Direktur Reserse Narkoba Polda Babel, Kombes Pol. Dr. Ronald Fredy C. Sipayung, S.H., S.I.K., M.H.. dihadapan Kapolda beserta undangan yang hadir dalam konferensi pers di Aula Propam disebelah lapangan Tenis Polda Babel, Selasa (14/4/2026).
Oleh karena itu Kapolda Babel, Irjen Pol. Dr. Viktor Theodorus Sihombing, S.I.K., M.Si., M.H., berpesan kepada Dirresnarkoba beserta anggotanya agar tidak hanya berhenti saja dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah ini
“Saya yakin dan percaya masih ada kasus di luar sana lebih besar lagi yang perlu menjadi perhatian kita bersama. Kita berharap semua pihak juga ikut membantu dan lebih giat lagi untuk menyelamat generasi yang akan datang,” tutup Viktor. (*/TRAS)






