Beredar Di Grup WA, Pj Gubernur Ditawari THR Rp 2 M Dari Pejabat Pemprov, Amak Babel Desak Suganda Buka-bukaan

Penulis: Imo | Editor: Ichsan Mokoginta Dasin

PANGKALPINANG, TRASBERITA.COM –Beredar informasi jika Penjabat (Pj) Gubernur Bangka Belitung, Suganda Pandapotan Pasaribu, ditawari uang Rp 2 miliar untuk THR dari seseorang yang disebut-sebut merupakan pejabat di Pemprov Bangka Belitung.

Bacaan Lainnya

Informasi ini awalnya tersebar melalui unggahan chatting tokoh pejuang Provinsi Bangka Belitung Johan Murod di Grup WA Pejuang Pembangunan Babel.

Dalam chatting tersebut Johan intinya mengungkapkan saat membuka Musrenbang, Senin (17/4/2023), Pj Gubernur di hadapan peserta mengatakan ada pejabat di Pemprov Babel menawari Rp 2 miliar untuk THR. Namun tawaran tersebut ditolak oleh Suganda.

“JANGAN NUE IGAK KORUPSI, PJ GUBERNUR KEPULAUAN BANGKA BELITUNG TADI BUKA MUSRENBANG BILANG BELIAU MAU DIKASIH PEJABAT PEMPROV 2 M UTK THR DITOLAK PJ GUBERNUR KEPULAUAN BANGKA BELITUNG, BERARTI NUE KORUPSI DI PEMPROV NICH,” demikian tulis Johan.

Ketika Trasberita.com mengkonfirmasikan chatting tersebut, Johan Murod, meminta untuk memviralkan informasi tersebut.

“Viralkan,” balas Johan Murod.

Informasi ini sontak menjadi perhatian dan ditanggapi banyak pihak. Salah satunya dari Ketua LSM AMAK Babel, Hadi Susilo.

Hadi mendesak agar Pj Gubernur membuka identitas pejabat yang dimaksud.

“Kalau informasi ini benar, maka tolong Pj Gubernur membuka identitas pejabat yang disebut itu. Jangan menimbulkan kegaduhan di masyarakat dan menimbulkan persepsi buruk terhadap pejabat provinsi. Ungkapkan jangan ditutupi,” desak Hadi menjawab Trasberita.com.

Hadi juga meminta Pj Gubernur untuk menindak pejabat yang dimaksud dan mengusut asal usul uang Rp 2 miliar yang ditawarkan tersebut.

“Tak hanya oknumnya, tapi asal-usul uangnya juga harus diusut,” tegas Hadi dan meminta Pj Gubernur juga harus melaporkan kejadian tersebut ke pihak kejaksaan.

Sampai berita ini dikirim, Trasberita.com terus berupaya melakukan konfirmasi kepada Pj Gubernur Kepulauan Babel Suganda Pandapotan Pasaribu. Namun konfirmasi yang dikirim via pesan WA tersebut belum dijawab. (Tras)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *