BPBD: 52 Kejadian Bencana di Babel selama 2024, Kesiapsiagaan Anggota 24 Jam

Laporan: bim
PANGKALPINANG, TRASBERITA.COM – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Mikron Antariksa mengungkapkan bahwa sebanyak 52 kejadian bencana di Provinsi ini selama periode Januari hingga 30 Juni 2024.

Hal ini dikatakan Mikron Antariksa dalam keterangan resminya kepada media online ini, Kamis (11/7/2024).

Bacaan Lainnya

“Tentu saja dengan akhir-akhiri ini menurut BMKG masuk ke dalam pancaroba peralihan dari musim hujan ke kemarau, mengakibatkan cuaca ekstrim,” katanya.

Menurut Mikron Antariksa, daerah yang paling rawan terjadi bencana paling banyak di Kota Pangkalpinang, kemudian disusul Kabupaten Bangka Barat dan Kabupaten Belitung Timur.

“Kenapa Pangkalpinang sering terjadi bencana karena memang di area timurnya tertutup lagi karena sudah berubah menjadi kawasan industri. Jadi, angin pun tertiup kencang tanpa hambatan,” ujarnya.

Mikron Antariksa juga menjelaskan, Babel merupakan daerah kepulauan yang terdiri dari 470 pulau dengan 50 pulau memiliki penghuni dan cakupan dataran yang datar sebanyak 46 persen, bergelombang 42 persen dan ada 21 persen topografi Babel terendam air.

Dengan begitu, pihaknya sudah mendistribusikan peralatan, kelengkapan dan logistik bencana kepada BPBD kabupaten kota.

“Kita sudah memberikan baju-baju pelampung kepada BPBD jajaran, apabila ada kejadian dapat dipergunakan baju pelampung, kemudian ada tenda kami distribusikan,” ucapnya.

Tak hanya itu saja, dia berpesan kepada BPBD kabupaten kota untuk siaga dengan surat edaran yang dikeluarkan oleh BPBD Babel, tentang kesiapsiagaan anggota BPBD 24 jam.

“Ini tentunya memberikan ketenangan apabila masyarakat menanyakan kami siap, kami komunikasi kami informasikan sampai lokasi kami akan kunjungi,” kata Mikron Antariksa. (*/TRAS)

Pos terkait