Penulis:Sasmita Dwipa
SUNGAILIAT, TRASBERITA.COM–
Bupati Bangka meresmikan Tugu Palu sebagai simbol untuk dapat mengingatkan kembali terbentuknya Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada tahun 2000 yang bertempat di Sungailiat, Kabupaten Bangka, Sabtu (11/2/2023).
Emron Pangkapi mewakili Presidium Provinsi Babel dalam kata sambutannya mengatakan, berkumpulnya para tokoh pejuang provinsi babel yang tergabung dalam presidium pembentukan provinsi ini. Selain juga, ada sejumlah tokoh presidium hadir di acara ini ternasuk DPRD Kabupaten yang tentunya saat itu perlu pengayuh dan koordinator, baik kajian strategis proposal maupun tim percepatan bidang promosinya.
“Tapi semua saat itu berjuang dalam pembentukan Provinsi Babel tanpa melihat latar belakangnya. Monumen ini adalah penghormatan untuk kabupaten bangka dan Pak Eko Maulana Ali karena telah mempertaruhkan jabatan, jiwa, dan raganya untuk perjuangan pembentukan provinsi ini,” ungkap Emron.
Apalagi, Emron mengatakan, titik tolak syarat perjuangan pembentukan provinsi ini adalah dari kabupaten bangka sehingga semangat untuk kabupaten bangka pantas diberikan untuk penghormatan termasuk yang hadir di sini adalah pelaku sejarah.
Bupati Bangka, Mulkan dalam kesempatan yang sama menjelaskan, pada tanggal 21 November 2020 merupakan tanggal dimana telah terbentuknya suatu Provinsi baru di Indonesia, yakni Kepulauan Bangka Belitung sesuai Undang–Undang Nomor 27 Tahun 2000 tentang Pembentukan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).
“Kalau Kita melihat ke belakang dengan membandingkan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kita setelah 20 tahun telah resmi berdiri, maka tentunya masyarakat yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini pantas untuk bersyukur,” kata Mulkan.
Mulkan menuturkan, pada momen ini merupakan peristiwa tonggak sejarah terhadap perjuangan untuk menjadikan wilayah pulau Bangka dan Belitung ini menjadi Provinsi Bangka Belitung.
“Untuk itu, Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Gubernur Provinsi Sumatera Selatan yang telah rela melepaskan Bangka dan Belitung ini menjadi Provinsi dan tidak lupa pula kami mengucapkan terima kasih kepada bapak Alm. Eko Maulana Ali, yang mana bukan hanya jabatan jadi taruhan beliau tetapi jiwa dan raga jadi taruhan demi memperjuangkan Provinsi Bangka Belitung,” kata Mulkan.
Bupati Bangka menjelaskan, sejarah itu bukan merupakan suatu cerita ataupun tulisan namun bagaimana untuk membuat sesuatu bentuk nyata, bagi para generasi penerus untuk dapat mengenang hal itu.
“Dengan demikian, hal itu dapat di kenang ataupun nanti diketahui oleh anak-anak muda kita, karena mereka tidak tau dengan adanya perjuangan kita dalam terbentuknya Provinsi Bangka Belitung ini,” ujar Mulkan. (Tras)













