Dana Hibah untuk Parpol Dinilai Paling Kecil se Babel, Fraksi Gerindra DPRD Bangka Usulkan Rp 15.000 Per Suara Sah

Ilustrasi. (ist)

Editor: Bangdoi

BANGKA, TRASBERITA.COM — Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Bangka menyampaikan usulan kenaikan dana hibah bantuan keuangan partai politik dari Bankesbangpol Kabupaten Bangka yang diterima oleh 8 (delapan) fraksi di DPRD Kabupaten Bangka.

Bacaan Lainnya

Usulan kenaikkan dana hibah ini berdasarkan Surat Keputusan Bupati Bangka No.188.45/343/BANKESBANGPOL/2021 tertanggal 22 Februari 2021.

“Kami dari Fraksi Gerindra sudah melayangkan surat kepada Ketua DPRD Kabupaten Bangka, Bupati Bangka, Tim TPAD Kabupaten Bangka dan Kesbangpol Kabupaten Bangka. Dalam surat yang kami kirimkan, kami mengsulkan kenaikan dana hibah bantuan keuangan Parpol,” ujar Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Bangka, Taufik Koriyanto SHMH.

Dijelaskan Taufik, alasan Fraksi Gerindra mengusulkan kenaikkan dana hibah tersebut merujuk pada Surat Keputusan Bupati Bangka No.188.45/343/BANKESBANGPOL/2021 tertanggal 22 Februari 2021, terkait penerima dana hiba bantuan keuangan partai politik yang diberikan kepada 8 (delapan) fraksi di DPRD Kabupaten Bangka.

“Kami amati sudah tidak sesuai lagi dimasa sekarang ini mengingat beratnya beban dan tanggung jawab partai politik, khususnya di daerah dalam melakukan pembinaan dan pendidikan politik kepada konsituen/masyarakat, dengan nominal per satu suara hanya Rp 6.021,” jelas Taufik.

Padahal, kata Taufik, apabila dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, seperti Kota Pangkalpinang telah menganggarkan dana hibah parpol ditaksir Rp 15.230 per satu suara sah, maka Kabupaten Bangka adalah paling kecil menganggarankan dana hiba parpol.

Karena itu, lanjut Taufik, Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Bangka mengusulkan dana hiba bantuan keuangan partai politik pada APBD tahun 2022 untuk per satu suara sebesar Rp 15.000.

Alasannya, agar proses pembinaan dan pendidikan politik kepada konsituen dan masyarakat dapat berjalan secara maksimal.

“Mengingat pada tahun 2024 akan dilakukan pesta demokrasi secara bertahap yaitu tahapan pertama Pemilu Presiden dan Legislatif serta tahapn kedua Pilkada serentak di wilayah Indonesia,” tukasnya.

Diakui Taufik, tujuan dianggarankannya dana hibah bantuan keuangan parpol untuk pembinaan dan pendidikan politik kepada masyarakat, guna meningkatkan partisipasi politik masyarakat.

Selain itu juga untuk menumbuhkan kesadaran atas hak dan kewajiban serta tanggung jawab masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, meningkatkan kemandirian, kedewasan dan membangun karakter bangsa dalam rangka memelihara persatuan dan kesatuan bangsa.

“Bahwa berdasarkan alasan-alasan yang dikemukakan diatas, maka sudah sepatut dan sewajarnya Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten mengusulkan kenaikan dana hibah bantuan keuangan partai politik pada APBD tahun 2022 sebesar Rp 15.000 per satu suara sah,” ucap Taufik. (TRAS)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *