Danrem Tinjau Baksos Ground Breaking Pembangunan Jalan Desa Karakas Belilik

Korem 045/Garuda Jaya kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah resmi memulai pembangunan jalan yang menghubungkan Desa Belilik Kecamatan Namang dan Desa Karakas Kecamatan Sungaiselan, Kabupaten Bangka Tengah, Selasa (14/03/2023). (ist)

Laporan: bim
SUNGAISELAN, TRASBERITA.COM — Korem 045/Garuda Jaya kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah resmi memulai pembangunan jalan yang menghubungkan Desa Belilik Kecamatan Namang dan Desa Karakas Kecamatan Sungaiselan, Kabupaten Bangka Tengah, Selasa (14/03/2023).

Dalam rangkaian kegiatan pembukaan pembangunan jalan tersebut dilaksanakan bhakti sosial berupa pengobatan gratis, khitanan dan bantuan anak stunting kepada masyarakat di Kantor Desa Karakas.

Bacaan Lainnya

Kegiatan baksos ini ditinjau langsung oleh Danrem Brigjen TNI Ujang Darwis, MDA bersama dengan Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman, S.T didampingi oleh pejabat utama dari kedua instansi tersebut.

Selanjutnya, Danrem dan Bupati melaksanakan ground breaking di titik awal pembangunan jalan dari Desa Karakas disaksikan oleh masyarakat dan pejabat kedua instansi dan Forkopimda Bangka Tengah.

Dalam pernyataan resminya, Danrem menyampaikan ground breaking menandai dibuka atau di mulainya pekerjaan pembangunan yang menghubungkan Desa Belilik dan Desa Karakas sepanjang 10,24 Kilometer.

Ia mengungkapkan kegiatan tersebut mensinergikan TNI dan masyarakat dengan pencapaian hasil yang dilaksanakan bermanfaat bagi masyarakat.

Brigjen TNI Ujang Darwis menambahkan pembangunan jalan ini berupa karya bhakti sehingga bergotong royong dengan melibatkan masyarakat yang nantinya juga jalan ini dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Karya bhakti tersebut juga memelihara dan melestarikan serta membangkitkan semangat gotong royong pada masyarakat karena nilai tersebut adalah salah satu kehidupan bangsa kita,” kata Danrem.

Sementara Bupati Algafry Rahman menjelaskan masyarakat Belilik dan Karakas sudah lama mendambakan jalan tembus kedua desa ini.

Ia mengatakan bahwa jalan tersebut sudah bisa dilalui oleh masyarakat selama ini, namun mengkhawatirkan karena jalan belum rata dan masih banyak hutan.

“Jalan tersebut dibangun agar perekonomian masyarakat lebih baik dan bagaimana ketahan pangan bisa terjaga kedepan serta masyarakat bisa gunakan akses ini untuk bercocok tanam. Pembangunan jalan ini adalah sinergitas dan peran serta TNI dengan masyarakat supaya perekonomian tumbuh dengan kemudahan aksesnya,” tukas Bupati. (*/TRAS)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *