Oleh : Rusmin Sopian
BANGKASELATAN, TRASBERITA.COM — Tiba-tiba Simpang Tubup berubah wajah. Tiba-tiba kawasan Gudang beras TTB berdiorama eksotik.
Keeksotisan kawasan yang merupakan perpaduan lima jalan di Kota TOBOALI ini, tak lepas dari tangan dingin seorang seniman pahat yang bertempat tinggal di Desa Gadung.
Mas Darmo adalah nama warga Toboali yang ikut memberikan sentuhan ornamen terhadap kawasan yang kini dikenal dengan nama Himpang Lime.
Beragam ornamen yang menghiasi kawasan Himpang Lime Toboali itu adalah buah karyanya.
Keeksotisan beragam ornamen yang menjadi penghias keindahan trotoar sepanjang Himpang Lime adalah buah tangannya.
Siang ini, bersama Mas Muis, seorang interior yang berasal dari Kota Ukir Jepara, kami ngobrol bersama Mas Darmo di warkop Kupi Kite .
Obrolan dengan Mas Muis dan Mas Darmo sungguh menarik.
Semenariknya tata kota TOBOALI dalam pandangan mereka.
Obrolan kami terus mengalir dan mengalir hingga meresap ke dalam cangkir kopi yang mulai menipis.
Setipis cahaya matahari yang mulai bersiap merebahkan diri dalam peraduan.
Seiring mulai hadirnya cahaya rembulan yang eksotis yang akan menerangi keeksotisan Himpang Lime.
Seeksotis Ibukota Bangka Selatan yang mulai tertatap mata publik dan menggoda untuk datang ke Kota Toboali yang makin menarik untuk didatangi.
Toboali, Kota saya dilahirkan. Kota tempat Mas Darmo Sumitro dan Mas Muis bertempat tinggal dan berkehidupan.
Teruslah berkarya Mas Darmo dan Mas Muis untuk negeri ini.
Untuk Kota ini. Untuk daerah ini Darma bakti anda semuanya akan dicatat sejarah.
Sebagai mana sejarah negeri ini mencatat peran KPPT dan Presidium Pembentukan Kabupaten Bangka Selatan dalam menjadikan daerah ini sebagai Daerah Otonom baru yang kita kenal kini dengan Kabupaten Bangka Selatan.
Ayo ngayau ke Himpang Lime, Toboali. (TRAS)






