Derita Warga Simpang Rimba Bakal Berakhir di 2022, Begini Penjelasan Ketua DPRD Basel

Jalan Raya SImpang Rimba Kabupaten Bangka Selatan yang rusak parah. Foto diambil Selasa (14/9/2021). (kulul/tras)

Penulis: Bangdoi

BANGKASELATAN, TRASBERITA.COM — Derita warga Simpang Rimba dan sekitarnya saat melewati jalan rusak, mulai dari depan SMAN 1 Simpang Rimba Kabupaten Bangka Selatan hingga perbatasan Desa Munggu Kecamatan Sungai Selan Kabupaten Bangka Tengah, ternyata tidak luput dari perhatian Ketua DPRD Kabupaten Bangka Selatan, Erwin Asmadi.

Bacaan Lainnya

Hanya saja, kata politisi PDIP ini, untuk tahun 2021 ini, perbaikan jalan raya yang menjadi urat nadi masyarakat Kecamatan Simpabng Rimba dan sebagian Kecamatan Payung tersebut terkendala dana.

Perbaikan jalan yang telah banyak menelan korban kecelakaan tersebut, direncanakan akan dilakukan pada tahun 2022 mendatang.

Untuk itulah, kata Erwin, legislatif bersama eksekutif Bangka Selatan telah menyetujui anggaran perbaikan jalan di APBD 2022.

“Sebetulnya apa yang dirasakan oleh warga Simpang Rimba khususnya terhadap kerusakan Jalan Bangka Kota hinhga Munggu tersebut, juga kita rasakan. Tetapi apa boleh buat, karena mengingat anggaran kita yang tidak mencukupi untuk tahun 2021 ini. Tapi Insya Allah di tahun 2002 nanti kita akan menjadikan skala prioritas untuk pembangunan jalan ataupun kerusakan jalan yang ada di Jalan Bangka Kota tersebut,” ungkap Erwin, kepada TRASBERITA.COM.

Ketua Dewan Basel ini meminta masyarakat Simpang Rimba dan sekitarnya untuk bersabar.

Pasalnya, kata Erwin, mengingat anggaran yang terbatas, sehingga setiap pembangunan di wilayah Bangka Selatan membutuhkan proses.

Diakui Erwin, yang pasti prosesnya sudah memasuki pengajuan penyusunan  Kebijakan Umum Anggaran РPrioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS). Selanjutnya diajukan ke RAPBD 2022, yang nanti akan dibahas sebelum Desember 2021 ini.

Sebelumnya diberitakan TRASBERITA.COM, warga Simpang Rimba dan sekitar mengeluhkan Jalan Raya Simpang Rimba yang rusak parah.

Jalan yang menjadi penghubung Bangka Selatan menuju Bangka Tengah tersebut, lebih dari satu tahun ini rusak parah dan belum diperbaiki.

Tak puas mengeluh di dunia nyata, karena belum mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah, membuat sebagian masyarakat menumpahkan kekesalannya lewat dunia maya.

Media sosial seperti facebook menjadi sarana sebagian masyarakat menumpahkan kekecewaannya, terhadap jalan yang rusak parah yang seakan tidak mendapat perhatian dari pemerintah tesebut.

“Insya Allah pembahasannya selesai dan yakin dan percaya segala usulan kawan-kawan yang mewakili daerah Simpang Rimba dan Payung kita akan mengakomodir bersama-sama di Badan Anggaran DPRD Kabupaten Bangka Selatan. Mohon doa dan dukungannya dari rakyat Bangka Selatan ya,” tegas Erwin. (TRAS)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *