Di Bawah Semangat Bekecak, Riza Herdavid Menjaga Harapan Bangka Selatan di Usia 23 Tahun

Penulis: Guntur

BASEL, TRASBERITA.COM — Pagi itu, langit Toboali tampak bersahabat.

Bacaan Lainnya

Di lapangan upacara, derap langkah barisan peserta menyatu dengan suasana khidmat peringatan Hari Ulang Tahun ke-23 Kabupaten Bangka Selatan.

Di tengah barisan itu berdiri sosok yang tak asing bagi masyarakat Negeri Junjung Besao.

Riza Herdavid, Bupati Bangka Selatan, bertindak sebagai inspektur upacara, Selasa (27/1/2026).

Namun lebih dari sekadar seremoni, upacara itu menjadi ruang perenungan bagi Riza.

Di hadapan peserta upacara, ia tidak hanya berbicara tentang usia daerah yang bertambah, tetapi tentang rasa tanggung jawab yang kian besar, yakni tanggung jawab untuk menjaga harapan masyarakat Bangka Selatan.

Tema HUT ke-23, “Bekecak (Bahame Kite Pacak)”, dipilih bukan tanpa alasan. Bagi Riza, Bekecak adalah filosofi hidup orang Bangka Selatan, adalah saling menguatkan, berjalan bersama, dan tidak meninggalkan siapa pun dalam proses pembangunan.

“Bekecak bukan sekadar slogan. Ini adalah cara kita bertahan dan maju bersama,” ucapnya dengan nada tenang namun penuh penekanan.

Riza mengingatkan, Bangka Selatan hari ini berdiri di atas fondasi perjuangan panjang para pendahulu.

Jalan yang terbuka, desa yang berkembang, hingga pelayanan publik yang terus dibenahi adalah hasil kerja keras lintas generasi.

Karena itu, menurutnya, generasi hari ini tidak boleh sekadar menikmati, tetapi wajib melanjutkan dan merawat apa yang telah diwariskan.

Baginya, pembangunan bukan hanya soal angka dan proyek. Ia berbicara tentang keadilan, kelestarian, dan martabat manusia.

Tentang bagaimana Bangka Selatan bisa tumbuh tanpa kehilangan jati diri.

Dalam amanatnya, Riza juga menyinggung kekayaan alam Bangka Selatan, antara lain bidang pertanian, perkebunan, perikanan, hingga pertambangan, yang ia sebut sebagai anugerah Tuhan.

Namun, anugerah itu, menurutnya, menuntut kebijaksanaan.

“Kalau tidak dikelola dengan tanggung jawab, potensi bisa berubah menjadi persoalan,” ujarnya, seolah mengajak semua pihak untuk berpikir lebih jauh dari kepentingan sesaat.

Di usia ke-23 ini, Riza berharap Bangka Selatan tidak hanya dikenal sebagai daerah yang kaya sumber daya, tetapi juga sebagai wilayah yang berkeadaban, tempat pembangunan berjalan seiring dengan kepedulian terhadap lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Upacara peringatan itu turut dihadiri Ketua DPRD Bangka Selatan, Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Selatan Sabrul Iman, Kapolres Bangka Selatan AKBP Agus Arif Wijayanto, Dandim 0432/Bangka Selatan Letkol Inf Agus Wicaksono, serta jajaran Forkopimda dan ASN.

Namun sorotan utama pagi itu tetap tertuju pada satu pesan sederhana dari seorang kepala daerah  Bangun Bangka Selatan dengan kebersamaan, atau dalam bahasa daerahnya Bekecak.

Di usia 23 tahun, Bangka Selatan masih muda. Dan di pundak Riza Herdavid, harapan itu terus dijaga agar tetap tumbuh, berpijak pada nilai, dan berpihak pada rakyat. (TRAS)

Pos terkait