Editor: Bangdoi Ahada
PANGKALPINANG, TRASBERITA.COM — Tidak sengaja. Begitulah yang dilakukan oleh Uyus (45), warga Bogor Provinsi Jawa Barat ini.
Saat berwisata ke Desa Gudang Kecamatan Simpang Rimba Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pada Kamis (20/7/2023), Ia tertarik dengan bukit yang cukup terkenal di Desa Gudang Kecamatan Simpang Rimba tersebut.
Apalagi nama bukit ini juga menarik perhatian dirinya, karena bernama Bukit Nenek. Unik, begitulah katanya.
Meski tidak sempat naik ke puncak bukit, Uyus sempat berhenti sejenak di persimpangan Desa Gudang.
Ia sempat menatap bukit yang berada tidak jauh dari desa yang biasanya terkenal dengan durian ini.
Tidak puas hanya melihat dari jauh, Uyus mencoba melihat melalui google map.
Melalui google map ini bisa dilihat begitu indahnya puncak Bukit Nenek yang memiliki batu besar datar di puncak bukit.
Terlihat juga beragam batu dan pemandangan lainnya yang melingkupi Bukit Nenek, dan juga Bukit Permisan.
Namun alangkah kagetnya Uyus, saat dirinya menggunakan aplikasi medan, terlihat gugusan Bukit Permisan dan Bukit Nenek membentuk tulisan yang mirip bacaan Bismillah dalam rangkaian hurup Arab.
“Wow keren. Saat lihat berulang-ulang foto itu, ada tulisan mirip bacaan Bismillah. Saya ulangi lagi membuka google map menulis Bukit Nenek, dan saat saya gunakan aplikasi Medan, foto yang mirif tulisan Bismillah itu juga terlihat. Artinya ini bukan rekasaya,” ungkap Uyus.
Saat dirinya mengulangi hal yang sama dengan menuliskan Bukit Mangkol, Gunung Menumbing dan Gunung Maras, juga terliat foto gugusan gunung dengan kawasan yang melingkupinya.
Namun yang muncul gambar berbeda-beda sesuai dengan kondisi di sekitar gunung atau bukit tersebut.
“Kita gunakan aplikasi Medan, juga muncul foto sesuai kondisi di sekitar, tetapi ya berbeda, tidak ada yang mirip tulisan apapun seperti di Bukit Nenek,” tukas Uyus.
Fenomena ini dikonfirmasi kepada Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Bangka Selatan Kulul Sari.
“Memang mirip ok,” ujar Kulul, yang juga tokoh masyarakat Desa Gudang Kecamatan Simpang Rimba Kabupaten Bangka Selatan ini.
Dikatakan Kulul, oleh warga sekitar Gudang, Permisi, Rajik, Sebagin, Bangka Kota, bahwa di Bukit Permisan ini ada kampong ghaib dan ada ‘Diwo-Diwo’ yang dianggap menjaganya.
“Sejak zaman dulu, Bukit Permisan memang dianggap istimewa oleh warga sekitar bahkan di wilayah lain. Diwo-Diwo itu dipercaya mempunyai banyak prajurit yang selalu siap menunaikan perintah,” tukas Kulul.
Di saat-saat tertentu, kata Kulul, penghuni Bukit Permisan, terutama di Bukit Nenek dan Bukit Batu Kepale, mereka menyatu dengan masyarakat dan nampak seperti manusia umumnya, sehingga tiada seorang pun yang tahu bahwa yang bersangkutan adalah manusia ghaib tersebut.
“Pada masa kejayaan sahang, penghuni ghaib ini belanja di pasar malam seperti manusia umumnya, dan penjual tidak mengetahui dan menganggap warga setempat,” katanya.
Dijelaskan Kulul, Bukit Permisan, selain sebagai tempat bergerilya pejuang pada masa itu (Batin Tikal, Depati Amir dkk), bukit ini dikenal sebagai sumber utama obat-obatan tradisional.
Sehingga pada masa lampau perbukitan ini dikenal sebagai ‘Apotik Hidup’ untuk pulau Bangka.
Bukit Permisan dikenal juga sebagai bukit legenda yang mengisahkan perjalanan hidup ‘Akek Antak’, sehingga nama bukit di wilayah ini banyak yang berkaitan dengan Akek Antak.
“Aok nian Bang, mirip,” ujar Meilanto, seorang penulis sejarah dan budayawan dari Kabupaten Bangka Tengah ini, seolah ingin menegaskan ucapan Ketua LAM Bangka Selatan Kulull Sari.
Hal serupa juga diakui oleh Doni, seorang guru dan pemerhati sejarah dan budaya Bangka Selatan ini.
“Bukit Permisan khususnya diarah Permis banyak terdapat makam ulama dan Habaib yang belum teridentifikasi,” ujar Doni.
Dikatakan Doni, salah satu amanat dari mertuanya saat pertama kali masuk Permis, Ia diminta meratap menyampaikan salam ke Penghuni Bukit Permisan.
“Kalo tdak salah sekitar tahun 2012 lalu. Saya belum kenal dengan Datok Permis dan Datok Gudang. Hal ini makin memperkuat awal peradaban di Pulau Bangka,” tukasnya. (tras)













