Dinkes Bangka Gelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pelaksanaan Deteksi Dini, Preventif dan Respon Penyakit

Penulis: Sasmita

SUNGAILIAT, TRASBERITA.COM — Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka mengadakan rapat koordinasi dan evaluasi pelaksanaan deteksi dini, preventif dan respon penyakit tingkat Kabupaten Bangka bertempat di Hotel ST 12, Sungailiat, Senin (6/3/2023).

Bacaan Lainnya

Dalam kegiatan ini juga melaunching Tim Regional Maintenance Center (RMC) sebagai sistem rujukan sarana dan prasarana alat kesehatan (SPA).

Bupati Bangka, Mulkan SH, MH dalam kata sambutannya mengatakan bahwa pelayanan kesehatan yang baik dan prima untuk masyarakat  menjadi tugas dan tanggung jawab bersama.

Kendati demikian, menurutnya, yang terpenting adalah melakukan tindakan pencegahan atau preventif. Oleh karena itu, kepada petugas pengelola kesehatan dapat memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.

“Sebab situasi  program pencegahan dan pengendalian penyakit saat ini berada dalam kondisi yang tidak mudah, seperti dampak dari pandemi Covid-19 yang belum pulih dan beberapa negara masih berada pada angka yang tinggi sehingga kita  tetap perlu mewaspadainya dengan masih melakukan upaya pencegahan,” jelas Bupati Mulkan.

Sekain itu, kata Bupati Mulkan, petugas kesehatan juga perlu proaktif untuk memberikan edukasi dan menjaga kesehatan kepada masyarakat karena bila tidak dilakukan akan terjadi hal yang tidak diinginkan.

“Karenanya, Kami berharap semua petugas kesehatan di Kabupaten Bangka terus diberikan pendidikan dan pelatihan guna mengkampanyekan program kesehatan di daerah ini” ujarnya.

Meski demikian, Ia mengatakan, dari sisi program rutin, pihaknya masih menghadapi tantangan sebagai efek dari pelaksanaan pengendalian pandemi.

“Akibatnya, target  reduksi, eliminasi, dan eradikasi penyakit yang telah ditetapkan  terancam  terjadi kemundurun, karena program yang tidak berjalan dan efek jeda dari vaksinasi/imunisasi, pengobatan dan lainnya,” ujar Bupati Mulkan.

Bupati Mulkan menambahkan, di tahun 2022 meskipun cakupan imunisasi cukup tinggi, namun belum merata di seluruh wilayah kabupaten/ kota, karena  masih ditemukan adanya penolakan masyarakat.

“Begitu pula terhadap capaian dari penyakit HIV, TBC, malaria, DBD, skrining penyakit menular, dan labkesmas dengan kemampuan surveilans masih suboptimal,” ungkapnya.

“Kami berharap pada rapat koordinasi tahun ini akan menindaklanjuti renstra revisi yang memiliki tantangan tersendiri dan harus mencapai target tinggi yang telah ditetapkan dengan mengambil langkah-langkah untuk pencapaian target yang harus dicapai. Karena belajar dari pengendalian pandemi Covid-19, dimana di tengah kekurangan kita mampu memaksimalkan sumber daya,  baik yang internal maupun eksternal sehingga kita termasuk negara yang sukses dalam pengendalian Covid-19,” kata Bupati Mulkan.

Untuk itu, Ia berpesan kepada segenap jajaran dinas kesehatan di Kabupaten Bangka untuk berperan aktif dalam meningkatkan deteksi dini, preventif, dan respons penyakit pada  tahun 2023 ini.

“Dari hasil pertemuan ini tentunya kita perlukan dalam rangka melihat dan mengevaluasi capaian kita, kemudian menyusun langkah-langkah strategis yang akan kita lakukan ke depan,” ujarnya. (Tras)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *