Ditanya Asal Usul BBM untuk Operasional PC dan Penggorengan Timah, Angga Salim Jawab Tanyakan ke Masyarakat

Drum dan jerigen terlihat berada di depan kam dan di samping Penggorengan Pasit Timah di Dusun Terabek Desa Belo Laut Kecamatan Mentok Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (17/0/2022). (JB/trasberiita.com)

Editor: bangdoi
BANGKABARAT, TRASBERITA.COM — Angga Saputra Salim tidak bisa menjelaskan asal usul BBM (Bahan Bakar Minyak) yang berada di dekat dapur penggorengan timah miliknya, di Dusun Terabek Desa Belo Laut, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat.

“Hehehe nanya sama ku..,” ujar Angga Saputra Salim kepada Tim Jobber, Rabu (21/9/2022).

Bacaan Lainnya

 

Ditanya dari mana Angga mendapatan BBM untuk operasional alat berat dan penggorengan tiimah miliknya, Angga justru meminta Tim Media Jobber (Journalis Babel Bergerak) untuk menanyakan hal itu kepada masyarakat langsung.

“Tanyalah sama masyarakat disana,” tukas Angga.

Pantauan Tim Jobber di lokasi, pada Sabtu (17/9/2022), ada beberapa drum yang diletakan dipinggir pondok.

Terlihat juga jerigen yang diduga berisi BBM di letakan di samping dapur penggorengan timah.

Namun, Angga menyangkal bahwa drum serta jerigen tersebut berisi BBM.

Ia mengatakan drum yang berada di sekitar dapur penggorengan miliknya yang tidak berizin tersebut diperuntukan untuk Ponton Isap Produksi (PIP).

“Kan itu drum PIP..,” Cetus Angga.

Saat disinggung BBM apa yang digunakan untuk operasional alat berat dilokasi penggorengan timah itu, Angga tidak mau menjawab.

Hingga berita berita ini ditayangkan, konfirmasi yang disampaikan Tim Jobber lewat Whatsapp hanya conteng dua, padahal dalam keadaan online.

Sebelumnya diberitakan Angga Saputra Salim mengaku tidak mengetahui nama pemilik alat berat yang disewanya itu.

Padahal sebelumnya pengusaha timah asal Jebus ini menyebutkan alat berat ini dia sewa untuk moving PIP di Dusun Terabek.

Pantauan Tim Jobber pada Sabtu (17/9/2022), moncong besi merk Hitachi berwarna orange ini terparkir didekat dapur penggorengan pasir timah milik bos Angga.

“Nah ga tau itu bg. Soalnya diurus anak buah saya disana,” sebut Angga kepada Tim Jobber, Senin (19/9/22).

Sementara saat ditanyakan kepemilikan alat berat itu, Angga enggan memberi tahu dan sampai saat ini masih menjadi misteri siapa pemilik moncong besi berwarna orange tersebut.

“Males jawab e, blunder pulak kelak,” kata Angga, Selasa (20/9/22). (JB/tras)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.