Garis Kemiskinan Beltim Tertinggi di Babel, Ketua DPRD Usulkan Strategi untuk Pemkab Beltim

BELITUNG TIMUR, TRASBERITA.COM — Garis kemiskinan di Belitung Timur tercatat menjadi yang tertinggi di Bangka Belitung dengan angka Rp 854.354 per kapita. Berdasarkan data BPS Belitung Timur, angka itu naik dari tahun 2021 yakni Rp 798.017 per kapita.

Kepala BPS Belitung Timur Azhar mengatakan, penyebab naiknya garis kemiskinan itu adalah naiknya harga barang-barang secara umum di pasaran atau istilahnya adalah mengalami inflasi.

Bacaan Lainnya

“Kalau dalam satu rumah ada empat orang, dia harus mendapat penghasilan minimal Rp 3.418.136 baru bisa dikatakan tidak miskin. Angka itu diukur dari rata-rata biaya yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan per bulan masyarakat,” kata Azhar.

Merespons hal itu, Ketua DPRD Belitung Timur Fezzi Uktolseja mengatakan diperlukan langkah-langkah strategis dari pemerintah untuk mengurai penyebab permasalahan tersebut.

Menurutnya ada dua cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi hal ini, pertama adalah menekan laju harga yang tinggi di pasaran.

Salah satu yaitu membuka akses pelabuhan atau setidaknya menekan harga distribusi barang yang masuk ke Beltim.

Kemudian cara kedua yakni memperluas sektor-sektor dan peluang lapangan kerja di Beltim. Menurutnya saat ini sektor pekerjaan di Beltim terbatas di itu-itu saja. Dia bilang perlu ada diferensiasi dan perluasan sektor sehingga tercipta lapangan kerja baru untuk masyarakat. (*/tras)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *