Penulis : Alfan Thoriq, M.Pd (Staf Kesiswaan SMA Muhammadiyah Toboali)
TOBOALI, TRASBERITA.COM – Semangat kreativitas murid SMA Muhammadiyah Toboali kembali membuahkan hasil yang membanggakan.
Dalam ajang Festival dan Lomba Seni Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kabupaten Bangka Selatan tahun 2026 yang berlangsung meriah pada Rabu (22/4/2026) bertempat di SMA Muhammadiyah Toboali.
Dalam perlombaan kali ini, SMA Muhammadiyah berhasil mengukuhkan posisinya sebagai salah satu sekolah unggulan di bidang seni dengan menyabet lima gelar juara di berbagai kategori bergengsi.
Perhelatan tahunan yang diselenggarakan oleh Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Provinsi Kepulauan Bangka ini menjadi saksi ketangguhan talenta-talenta muda Muhammadiyah.
Dengan mengusung tema ““Menumbuhkan Karakter Bangsa melalui Kreativitas dan Apresiasi Seni Budaya”, FLS3N ini diikuti oleh ratusan siswa dari seluruh SMA/SMK/MA di Kabupaten Bangka Selatan, menjadikan pencapaian ini kian prestisius.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan bakat minat di SMA Muhammadiyah berjalan sangat efektif dan konsisten.
Perhelatan yang diikuti oleh seluruh SMA/SMK/MA se-Kabupaten Bangka Selatan tersebut berlangsung kompetitif, namun delegasi SMA Muhammadiyah mampu tampil memukau di hadapan para dewan juri.
Prestasi yang berhasil diraih oleh murid SMA Muhammadiyah Toboali meliputi:
• Juara 1 Fotografi : Sadly Rafyf (XI Fadilah Sabri)
• Juara 1 Cipta Puisi : Aura Chayrunnisa (XI Ummu Darda)
• Juara 2 Monolog: Raditya (X Jalaludin Arrumi)
• Juara 2 Jurnalistik: Nabila Cantika (XI Ummu Darda)
• Juara 2 Menyanyi Solo Putri : Yuli Astuti (X Siti Bariyah)
Supiandi, M.Pd., Kepala SMA Muhammadiyah Toboali menyatakan rasa syukur dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para murid dan guru pembimbing.
“Pencapaian lima gelar juara ini bukan sekadar angka, melainkan bukti nyata dari kerja keras, disiplin, dan dedikasi seluruh keluarga besar SMA Muhammadiyah. Kami selalu berkomitmen memberikan ruang bagi murid untuk mengeksplorasi minat dan bakat mereka, tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga seni dan budaya,” ujarnya di sela-sela perayaan kemenangan di lingkungan sekolah.
Keberhasilan ini tidak diraih dengan instan. Para peserta telah menjalani proses latihan intensif selama kurang lebih dua bulan di bawah bimbingan pembina yang kompeten. Dukungan penuh dari pihak sekolah dalam penyediaan fasilitas latihan dan motivasi mental menjadi kunci keberhasilan para delegasi SMA Muhammadiyah tahun ini.
Sumadi, S.Pd., M.M., Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bangka Selatan turut memberikan apresiasi setinggi-tingginya.
Sumadi menyatakan bahwa prestasi ini adalah cerminan dari kurikulum sekolah yang seimbang antara Imtak (Iman dan Takwa) serta Iptek (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi), ditambah dengan penguatan karakter melalui seni.
“Pendidikan di Muhammadiyah tidak hanya mencetak kader yang cerdas secara kognitif, tetapi juga peka secara rasa. Seni adalah medium dakwah yang lembut. Ketika siswa kami berhasil menjuarai lomba seni, mereka sebenarnya sedang mensyukuri talenta yang dititipkan Tuhan melalui kerja keras yang nyata,” ungkapnya.
Salah satu peraih Juara 1, Aura Chayrunnisa mengungkapkan kegembiraannya.
“Saya merasa sangat bangga bisa memberikan yang terbaik untuk sekolah. Kompetisi tahun ini sangat ketat karena semua peserta tampil luar biasa. Namun, dukungan dari guru dan teman-teman membuat saya tampil percaya” ungkapnya.
Dengan hasil ini, para peraih Juara 1 dipastikan akan mewakili Kabupaten Bangka Selatan untuk bertanding di tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Persiapan lebih lanjut kini tengah dilakukan guna meningkatkan kualitas penampilan agar dapat bersaing dengan peserta dari kabupaten/kota lain di Negeri Serumpun Sebalai.
Bapak Heru, S.Si., M.Pd selaku Ketua Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III dalam sambutan penutupan acara, memberikan apresiasi kepada sekolah-sekolah yang terus konsisten membina bakat seni siswanya.
Prestasi ini sekaligus mempertegas reputasi SMA Muhammadiyah Toboali sebagai institusi pendidikan yang mampu mencetak generasi yang cerdas secara intelektual serta kaya akan kreativitas seni. Ke depannya, sekolah berencana untuk terus memperkuat ekstrakurikuler seni sebagai wadah utama regenerasi talenta-talenta berbakat di Bangka Selatan. (*/Tras)






