INFEST 2026 Polman Babel Jadi Ajang Lahirkan Inovator Muda di Era Digital

BANGKA, TRASBERITA.COM — Himpunan Mahasiswa Jurusan Informatika dan Bisnis Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung (Polman Babel) kembali mendorong pengembangan potensi generasi muda melalui ajang INFEST (Infinis Festival of Future Enterprise and Smart Technology) yang digelar di Gedung Aula kampus, Rabu (15/4/2026).

Kegiatan ini menjadi respons atas pesatnya perkembangan digitalisasi yang menuntut mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif, kreatif, dan inovatif dalam menjawab kebutuhan industri. Tahun ini, INFEST mengusung tema F.U.T.U.R.E (Future Utilization of Technology for Upgraded & Resilient Enterprise) yang menekankan pemanfaatan teknologi untuk membangun bisnis yang tangguh dan berkelanjutan.

Bacaan Lainnya

Direktur Polman Babel, I Made Andik Setiawan, menegaskan bahwa INFEST bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga ruang aktualisasi mahasiswa.

“INFEST 2026 bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menguji ide, kreativitas, dan kemampuan dalam menghadirkan solusi teknologi yang berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam membentuk generasi yang siap menghadapi tantangan industri digital.

“Saya melihat kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga adaptif, inovatif, dan mampu menjawab tantangan industri di era digital,” lanjutnya.

Lebih dari 180 mahasiswa tingkat 1 Jurusan Informatika dan Bisnis turut ambil bagian dalam seminar, menunjukkan antusiasme tinggi generasi muda dalam mengembangkan wawasan di bidang teknologi dan kewirausahaan digital.

INFEST 2026 juga diramaikan dengan berbagai kompetisi bergengsi seperti Hackathon, Business Model Canvas (BMC), Web Technologies, dan Desain Infografis yang diikuti peserta dari berbagai institusi pendidikan di Indonesia. Sejumlah perguruan tinggi ternama seperti Universitas Diponegoro, Institut Teknologi Bandung, Universitas Brawijaya, hingga Politeknik Negeri Samarinda turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut.

Selain kompetisi, kegiatan ini juga menghadirkan seminar edukatif, di antaranya materi public speaking oleh Asrie Diyah serta pemaparan dari Bursa Efek Indonesia yang memberikan wawasan praktis terkait komunikasi dan investasi.

Bupati Kabupaten Bangka, Fery Insani, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut.

“Ketika generasi muda mampu memanfaatkan teknologi secara cerdas dan produktif, maka di situlah fondasi ekonomi yang kuat mulai terbentuk,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekosistem digital.

“Teknologi hari ini bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan utama dalam mendorong kemajuan daerah. Saya berharap generasi muda, khususnya mahasiswa Polman Babel, mampu menjadi motor penggerak inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan Informatika dan Bisnis Polman Babel, Bayu Safyndra, mengatakan INFEST menjadi wadah strategis dalam membangun sinergi antara dunia pendidikan dan industri.

“INFEST menjadi ruang kolaborasi dalam menciptakan inovasi teknologi masa depan yang relevan dengan kebutuhan industri,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang turut menyukseskan kegiatan ini.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, baik kampus, sponsor, maupun Pemerintah Kabupaten Bangka yang telah mendukung penuh terselenggaranya INFEST 2026,” pungkasnya. (Tras)

Pos terkait