Ini Klarifikasi Lurah Bukit Merapin: Itu Mobil Sampah Tanjung Bunga..!

Ilustrasi (ist)

PANGKALPINANG, TRASBERITA.COM — Ramai diberitakan dugaan pungutan mobil sampah Kelurahan Bukit Merapin, membuat Lurah Bukit Merapin Yessi akhirnya angkat bicara.

Sebelumnya Lurah Yessy tidak merespon konfirmasi yang disampaikan Tim Jobber, terkait dugaan pungutan tarif sampah diluar kewajaran, yakni Rp 70.000 per bulan.

Bacaan Lainnya

Padahal tarif yang selama ini berlaku hanya Rp 20.000 per bulan.

Sebelumnya diberitakan dugaan pungutan liar oleh sopir mobil sampah warna pink, di Kelurahan Bukit Merapin, Kecamatan Gerunggang kota Pangkalpinang, menuai protes warga setempat.

Pasalnya sopir tersebut memasang tarif Rp.70.000 per bulan untuk memungut sampah warga yang berjualan kelapa muda.

Sedangkan untuk sampah rumah tangga tetap di pungut Rp.20.000 per bulan.

Ternyata yang memungut sampah tersebut bukan mobil sampah dari Kelurahan Bukit Merapin, tapi dari Kelurahan Taman Bunga.

Padahal sampah yang di pungut oleh mobil sampah dari Kelurahan Taman Bunga tersebut masih masuk wilayah Kelurahan Bukit Merapin.

Lurah Bukit Merapin Yesi dalam klarifikasinya mengatakan jika itu bukan dari pihak mobil sampah Kelurahan Bukit Merapin yang memungut sampah warganya, tapi dari Kelurahan Taman Bunga.

“Memang masih masuk warga saya, tapi rupanya yang mengambil sampah itu bukan dari pihak saya, tapi dari Kelurahan Taman Bunga,” jelas Yesi, Sabtu (08/04/2023).

Lebih lanjut ia menuturkan, jika kemaren-kemaren bukan tidak respon, tapi dia lagi sibuk ngurusin anak nya yang sakit.

“Maaf bukannya saya tidak respon, karena anak saya lagi sakit, jadi saya tidak focus,” lirihnya. (JB)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *