Siswa SMP Stania Koba tampak serius dan fokus menyimak sambutan serta pemaparan Somawardi, M.T., saat kunjungan pendidikan di Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung.
SUNGAILIAT, TRASBERITA.COM – Kampus Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung (Polman Babel) mendadak ramai oleh kehadiran tamu-tamu muda. Sebanyak 67 siswa SMP Stania Koba beserta para guru pendamping melakukan kunjungan edukasi ke Gedung Aula Polman Babel pada Selasa (14/04/2026).
Langkah ini tergolong unik, mengingat para siswa masih duduk di bangku sekolah menengah pertama, namun sudah mulai diperkenalkan dengan atmosfer pendidikan tinggi teknik dan industri.
Kepala Bagian Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama Polman Babel, Somawardi, M.T., memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif sekolah tersebut. Menurutnya, kesadaran memilih jenjang pendidikan tinggi harus dipupuk sedini mungkin.
“Langkah siswa SMP Stania Koba ini tergolong luar biasa, sudah mulai memikirkan masa depan pendidikan hingga ke jenjang perguruan tinggi. Ini menunjukkan kesadaran yang baik sejak dini,” ujar Somawardi dalam sambutannya.
Ia juga menekankan bahwa kekuatan utama Polman Babel terletak pada kurikulum yang berbasis praktik langsung.
“Selama masa perkuliahan, mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga dilatih untuk menghasilkan karya nyata yang relevan dengan dunia industri saat ini,” terangnya.
Senada dengan hal tersebut, Kasubbag Akademik Polman Babel, Olan Romdhani, S.E., memaparkan berbagai program studi unggulan seperti teknik manufaktur hingga teknologi rekayasa. Ia mencoba membakar semangat para siswa dengan menggambarkan serunya dunia vokasi.
“Serunya kuliah di Polman Babel itu karena praktiknya lebih dominan. Jadi nanti ketika kalian melanjutkan ke jenjang kuliah, yang dibutuhkan bukan hanya pengetahuan cetus Olan.
Ia berpesan agar para siswa tidak ragu memimpikan karier di bidang teknik sejak sekarang. “Meskipun masih SMP, tidak menutup kemungkinan kalian sudah memiliki minat untuk melanjutkan pendidikan ke kampus vokasi seperti Polman Babel,” imbuhnya.
Di sisi lain, Kepala SMP Stania Koba, Woro Hermina Yuni, mengaku terkesan dengan keterbukaan pihak kampus dalam menerima rombongan mereka. Baginya, melihat langsung fasilitas dan ekosistem kampus adalah edukasi terbaik bagi siswa.
“Kami sangat berterima kasih atas penerimaan yang begitu baik. Ini menjadi pengalaman berharga bagi siswa kami untuk mengenal dunia kampus secara langsung,” ungkap Yuni.
Lebih lanjut, Yuni menjelaskan bahwa kunjungan ini juga memiliki misi akademis bagi para siswa. Selain untuk membuka wawasan dan merencanakan cita-cita, para siswa ditugaskan untuk menyusun laporan kegiatan dari hasil kunjungan tersebut.
Menariknya, semangat para siswa terlihat sangat tinggi beberapa di antaranya bahkan mengaku sudah sering memantau aktivitas kampus Polman Babel melalui media sosial sebelum datang berkunjung. (Tras)






