Jangan Biarkan Kasus Muara Jelitik Memantik Konflik, Ribuan Nelayan Siap Bergerak?

Ratusan perahu nelayan tak bisa masuk dan keluar muara jelitik akibat penyempitan dan dan pendangkalan. Aktivitas Keluar Masuk sangat tergantung dengan pasangnya air laut

Penulis: Imo l Editor: Ichsan Mokoginta Dasin

SUNGAILIAT, TRASBERITA.COM — Buntut mandegnya penyelesaian sengketa terkait status quo alur Muara Jelitik antara PT Pulomas Sentosa versus Pemprov Bangka Belitung dikhawatirkan akan memicu konflik baru. Pasalnya, ribuan nelayan dan pekerja tambang yang aktivitasnya sangat terganggu dengan penyempitan dan pendangkalan Muara Jelitik, semakin gerah dan terusik.

Bacaan Lainnya

“Jangan biarkan berkepanjangan. Ini persoalan serius dan melibatkan nasib banyak orang,” ungkap Tokoh Pemuda Pesisir Provinsi Bangka Belitung, Retno Daeng, saat konferensi pers bersama Ketua DPD Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Johan Murod Babelionia, SH. S.IP. MM, Sekretaris HNSI Kabupaten Bangka, Saidil Maulana, serta Ketua HMI Babel Raya, Gilang Virginawan, Rabu (5/4/2023) di Kong Djie Sungailiat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *