BANGKA TENGAH, TRASBERITA.COM — Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, memastikan stok dan harga daging di wilayahnya aman terkendali.
Karena pihaknya juga sudah melakukan sidak bersama Forkominda ke sejumlah titik penjualan dan distribusi daging di Bangka Tengah.
“Saya minta maksimal untuk daging, termasuk yang daging super, harganya tidak boleh lebih dari 150 ribu perkilogram. Saya sudah patok, dan kalau masih juga macem-macem, maka nanti akan kita proses,” kata dia.
Algafry memastikan, bahwa Kabupaten Bangka Tengah juga sudah memiliki sejumlah pusat rumah pemotongan sapi (jagal) dan sejumlah vendor pengumpul sapi.
Namun tambahnya, yang menjadi pusat perhatian Pemkab Bangka Tengah adalah, daging yang dikelola oleh rumah potong (jagal).
“Mereka (rumah jagal) ini tentunya sudah memperhitungkan berapa kebutuhan daging sapinya, dan kami hanya memberingkan rings harga, yakni tidak boleh melebihi dari 150 ribu, bahkan kalau nakal maka bisa kita cabut izinnya,”tegas Algafri.
Bupati yang juga dikenal menaruh perhatian besar terhadap sektor Usaha Mikro Kecil dan Menegah (UMKM) ini juga mengklaim bahwa menjelang lebaran Idul Fitri 1444H, terjadi trend pertumbuhan ekonomi yang cukup meningkat di Bangka Tengah, yang salah satunya adalah terdorong dari sektor industry pengolahan produk makanan dan minuman yang dikelola UMKM.
“Alhamdulilah geliat pertumbuhan ekonomi masyarakat kami di Bangka Tengah cukup baik, karena bisa dibuktikan dengan sibukanya arus produksi dan pengiriman produk makanan dan minuman oleh pelaku UMKM seperti di Desa Kurau yang melayani permintaan pasar dari dalam maupun ke berbagai luar daerah Babel seperti Jakarta, Palembang, Bekasi dan sejumlahnya,” ujarnya.
Diakui Algafry, dengan banyak permintaan pengiriman produk ini, membuat para pelaku usaha sampai kewalahan untuk mengorder pesanan-pesanan yang diminta tersebut.
Namun hal ini juga menjadi satu hal yang menggembirkan, karena dengan meningkatnya permintaan produk UMKM tersebut meningkat naik hingga di angka 70 persen dan ini menjadi trend yang positif untuk terus meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah agar semakin lebih baik. (*/tras)







