Jika Pj Gubernur Sudah Dilantik, Ya Terima Sajalah: Yang Penting Bukan untuk Kepentingan Politik Tertentu

Jumli Jamaluddin SH, Pemerhati Kebijakan Publik, yang juga Ketua LP5 Babel. (ist)

Editor: Bangdoi Ahada
PANGKALPINANG, TRASBERITA.COM — Kemendagri Tito Karnavian akhirnya melantik Dr Suganda Pandapotan sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Kepulauan Bangka Belitung periode 2023-2024, Jumat (31/3/2023).

Pelantikan Pj Gubernur Bangka Belitung yang baru menggantikan Ridwan Djamaludin ini menuai komentar dari beragam masyarakat Bangka Belitung.

Bacaan Lainnya

Salah satunya disampaikan Jumli Jamaluddin SH, Pemerhati Kebijakan Publik, yang juga Ketua LP5 Babel.

Menurut Jumli, jika sudah dilantik, maka siapapun Pj Gubenur Babel yang menggantikan Pj yang lama, maka dialah yang akan memegang pimpinan roda pemerintahan di Babel satu tahun kedepan.

“Semua usulan dari DPRD Babel maupun dari Kemendagri itu adalah orang-orang terbaik yang memiliki kemampuan dan kompetensi lebih dibidang pemerintahan. Tetapi keputusan akhirnya ada pada presiden melalui Kemendagri,” ujar Jumli.

Yang terpenting, kata Jumli, sekarang ini tugas dari berbagai elemen masyarakat maupun DPRD Babel tinggal bagaimana cara mengawasi kinerjanya Pj yang baru tersebut, agar tidak menyimpang dari koridornya.

“Nah jika nanti ternyata ada menyimpang dari tugas pokoknya atau melakukan penyalahgunaan wewenang, maka masyarakat maupun melalui DPRD berhak untuk minta ditinjau ulang kepada presiden atau ke Kemendagri. Yang terpenting tidak untuk mengakomodir kepentingan kelompok tertentu maupun melakukan politik praktis,” ungkap Jumli.

Ia berharap kehadiran Pj Gubernur yang baru ini bisa mengakomodir kepentingan masyarakat Babel dan menjalankn roda pemerintahan secara baik dan bersih untuk berupaya mewujudkan good governance dan clean governance di Babel.

Pj Gubernur Babel yang baru juga diharapkan mampu melakukan kerjasama, baik dengan internal seperti Sekda, OPD, dan juga kerjasama yang baik dengan DPRD Babel maupun elemen masyarakat untuk kepentingan masyarakat dan daerah Babel.

“Bukan untuk kepentingan politik tertentu,” tandas Jumli.

Selain itu, kata Jumli, Pj Gubernur yang baru ini bisa menciptakan situasi politik yang kondusif di Babel menjelang 2024.

“Toh nanti juga yang akan menjadi Gubernur definitif 2024 adalah Gubernur pilihan masyarakat Babel. Karena itu, masyarakat berharap Pj Gubernur yang baru ini bisa memberikan kontribusi yang lebih baik lagi untuk Babel dan masyarakat Babel,” tukas Jumli. (tras)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *