Kamnas Demo Tolak Vladimir Putin Datang ke Forum G20 di Indonesia

Koalisi Aksi Mahasiswa Nusantara (Kamnas), yang melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor Duta Besar Negara Federasi Rusia di Jakarta Selatan, Kamis (31/3/2022). (ist)

JAKARTA, TRASBERITA.COM — Pelaksanaan KTT G20 yang akan diadakan di Bali Indonesia berpotensi menuai polemik dari elemen pemuda dan mahasiswa Indonesia.

Salah satunya datang dari kelompok organisasi yang mengatasnamakan Koalisi Aksi Mahasiswa Nusantara (Kamnas), yang melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor Duta Besar Negara Federasi Rusia di Jakarta Selatan, Kamis (31/3/2022).

Bacaan Lainnya

Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi Kamnas, Awand Mukhtar dan puluhan masa aksi mendesak pemerintah Indonesia agar menegakan Konstitusi Undang-undang Dasar (UUD) 1945 dalam menghadapi dinamika politik global seperti konflik Ukraina dan Rusia.

“Secara jelas dalam pembukaan Konstitusi kita menyatakan bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa, dan oleh sebab itu, maka penjajahan diatas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan,” teriak Korlap Aksi.

Menurut Awand, tidak ada pilihan lain bagi pemerintah lndonesia, kecuali mengecam serangan militer Rusia terhadap Ukraina.

Ia juga meminta Rusia menghormati konstitusi Indonesia.
“Pilihan bagi pemerintah Indonesia wajib mengecam invasi Rusia, dasarnya pembukaan UUD, dan itu Rusia harus hormati,” tegasnya.

Masa aksi juga secara khusus mengancam akan memboikot kegiatan Forum G20 di Bali, saat Presiden Vladimir Putin berada di Indonesia tidak menghentikan serangan militer terhadap Ukraina.

“Sebagai bentuk komitmen kami kepada konstitusi dan kemanusiaan, kami minta Presiden Putin hentikan serangan militer terhadap Ukraina jika ingin datang ke Indonesia,” ancamnya.

“Maka dari itu, kami minta Presiden Jokowi sebagai Presidensi Forum G20 untuk menolak kehadiran Vladimir Putin jika tetap memaksakan kehendak,” tukasnya.

Aksi yang berlangsung sekitar satu jam tersebut menyinggung langsung kegiatan KTT G20 di Bali dimana Presiden Rusia Vladimir Putin dijadwalkan akan hadir juga pada pertemuan strategis tersebut.

Adapun tuntutan dan himbauan masa aksi dalam press rilisnya antara lain:

1. Mendesak Pemerintah Indonesia menegaskan perintah UUD NRI 1945 dalam seluruh forum dunia, termasuk forum G20;

2. Mendesak Pemerintah Rusia menghentikan serangan militer terhadap Ukraina, selama Presiden Vladimir Putin memasuki wilayah negara Indonesia. Apabila tidak dilakukan, maka secara tegas kami menolak kehadiran Presiden Vladimir Putin ke Indonesia;

3. Mengajak semua pihak untuk mendorong dialog perdamaian dunia. (*/tras)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *