Kasus Pencabulan Anak Kembali Terjadi, Musani Sebut Awal Yang Buruk Bagi Kabupaten Layak Anak Ini

Penulis : Andre

TOBOALI, TRASBERITA.COM — Wakil Ketua Komisi 3 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangka Selatan (Basel) Musani menyayangkan sudah ada kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi pada awal tahun 2023 ini, Kamis (02/02/2023).

Bacaan Lainnya

Sebelumnya diberitakan, Satreskrim Polres Basel berhasil mengungkap kasus pemerkosaan yang dilakukan oleh seorang laki laki kepada seorang anak perempuan dibawah umur.

Menurut Musani, kasus pencabulan terhadap anak ini menjadi awal tahun yang buruk bagi kabupaten yang di anugerahi sebagai kabupaten layak anak.

” Data menyebutkan bahwa tahun 2022 kemarin kasus persetubuhan anak dibawah umur masuk sebagai 5 kasus tertinggi di Basel, ” katanya.

Belum lagi, lanjutnya kasus kekerasan dan anak berhadapan dengan hukum yang cenderung memiliki kenaikan jumlah kasus dibanding tahun sebelumnya.

” Ini menjadi fokus perhatian kita semua, apalagi pemkab basel meraih predikat kabupaten layak anak.Jangan sampai mendapat predikat tersebut membuat penangangan terhadap kekerasan anak menjadi lemah.Apa artinya predikat tersebut jika jumlah kasus kekerasan terhadap anak setiap tahunnya meningkat, ” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, belajar dari kasus pencabulan yang terjadi baru baru ini Pemkab Basel harus menggalakan pencegahan terhadap kekerasan anak.

” Arti kata program nyata yang harus dilakukan oleh pemkab sebelum kasus kekerasan anak terjadi serta menyiapkan program penanganan terhadap para korban kekerasan terhadap anak, ” katanya.

Apresiasi, lanjutnya patut diberikan kepada pihak kepolisian yang terus mengungkap kasus kekerasan terhadap ini.

” Polres Basel telah bekerja maksimal dalam kasus kekerasan terhadap anak dan ini patut diapresiasi.Selanjutnya ini merupakan tugas kita bersama untuk menekan angka kekerasan terhadap anak, ” katanya.

Terakhir ia menghimbau, dirinya juga menyarankan kan kepada orang tua serta lingkungan masyarakat masing-masing untuk saling peduli dan waspada karena kejahatan ini tidak tahu kapan dan di mana.Jika saling peduli dan waspada tentu bisa menekan kejahatan ini. (tras)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *