Kawasan Hutan Produksi Dusun Terabek Tercabik-Cabik oleh Excavator dan TI, Koordinatornya Disebut-Sebut Berinisial AP

Kawasan Hutan Produksi (HP) di Dusun Terabek Desa Belo Laut Kecamatan Mentok Kabupaten Bangka Barat Provinsi Kepulauan Bangka Beltung, hancur digasak TI, Sabtu (17/9/2022). (jobber/trasberita.com)

Editor: bangdoi
BANGKABARAT, TRASBERITA.COM — Kawasan Hutan Produksi (HP) di Dusun Terabek Desa Belo Laut Kecamatan Mentok Kabupaten Bangka Barat Provinsi Kepulauan Bangka Beltung, hancur digasak alat berat excavator.

Tak hanya itu, kawasan yang sudah tercabik-abik oleh moncong besi tersebut, kemudian luluh lantak dihantam mesin tambang inkovensional (TI).

Bacaan Lainnya

Tidak ada pihak yang melarang, apalagi menertibkan aktivitas tambang dan alat berat yang telah merusak kawasan hutan bakau di pinggir jalan raya Dusun Terabek tersebut.

Aktivitas alat berat dan TI sangat jelas terlihat dari pinggir jalan Dusun Terabek, saat Tim Journalis Babel Bergerak (Jobber) melintas di jalan yang menghubungkan Desa Belo Laut menuju Dusun Terabek dan Dusun Ahoi, Sabtu (17/9/2022).

Informasi yang berhasil dikumpulkan Tim Jobber, aktivitas tambang di lokasi kawasan Dusun Terabek terebut sudah berlangsung beberapa bulan terkahir ini.

Kawasan Daerah Alirasan Sungai (DAS) yang dimiliki kawasan ini juga tidak lepas dari hantaman aktivitas tambang timah.

Entah apa yang dipikirkan oleh para penambang dan para pembeli pasir timah tersebut, hingga tega menghancurkan hutan bakau dan DAS di kawasan Dusun Terabek.

Informasi yang berhasil dirangkum Tim JoBber, aktivitas tambang di kawasan Dusun Terabek dimotori oleh AP, warga Sungailiat Kabupaten Bangka.

“Kalau pengurus tambang di Dusun sini AP Pak, kalo tidak salah orang Sungailiat Kabupaen Bangka,” sebut warga yang namanya minta tidak disebutkan.
Sementara itu AP yang disebut sebut sebagai pengurus tambang timah yang diduga ilegal di Dusun Terabek tersebut, belum memberi tanggapan saat di hubungi awak media Tim JoBber melalui aplikasi WA nya.

Hingga berita ini dinaikkan, pesan yang dikirim Tim Jobber hanya terlihat centang dua.

Begitupun juga dengan Kapolres Bangka Barat AKBP Catur Prasetiyo.

Hingga berita ini dinaikkan belum memberi tanggapan.

Pesan yang dikirim dari awak media Tim JoBber hanya dibaca saja. (JB/tras)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *