Kepala Proyek CSD Washing Plant PT Timah Tbk Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi Rp 29 M

Asintel Kejati Babel Fadil Regan. (tengah)

Penulis: Mangthoni
PANGKALPINANG, TRASBERITA.COM — Kepala Proyek CSD-WP Tanjung Gunung inisial IA akhirnya ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik pidsus Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung.

IA ini terjerat kasus korupsi pada pengadaan barang dan jasa dengan Metode Cutter Suction Dredge (CSD) di Laut Sampur dan metode Washing Plant (WP) di darat pada wilayah Tanjung Gunung dan sekitarnya pada PT Timah Tbk, di Kabupaten Bangka Tengah tahun anggaran 2017-2019.

Bacaan Lainnya

“Hari ini pada 14 September 2023 sekitar Pukul 13.00 WIH Tim penyidik Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung telah menetapkan IA sebagai tersangka dalam kasus korupsi pada pengadaan barang dan jasa dengan metode Cutter Suction Dredge (CSD) di laut Sampur dan metode Washing Plant di darat pada wilayah Tanjung Gunung dan sekitarnya,” ujar Asintel Kejati Babel Fadil Regan.

Untuk kepentingan penyidikan dan mempertimbangkan alasan keadaan yang menimbulkan kekhawatiran tersangka akan melarikan diri, merusak barang bukti dan menghilangkan barang bukti, maka tim penyidik melakukan penahanan terhadap IA.

“Telah dilakukan penahanan terhadap IA selama 20 Hari terhitung 14 Desember 2023 sampai dengan 2 Januari 2024 di Rutan Kelas II A Kota Pangkalpinang sesuai dengan ketentuan Pasal 21 ayat (1) dan (4) KUHAP,” jelas Fadil Regan.

Tersangka selaku kepala proyek disangkakan telah melanggar pasal primair Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, Subsidiair Pasal 3 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Akibat perbuatan tersangka mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 29.203.415.253,,” tutup Fadil Regan. (tras)

Pos terkait