TOBOALI, TRASBERITA.COM — Aliansi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Basel yang terdiri dari Forum Tambang Rakyat Bersatu (FTRB), Forum Masyarakat Peduli Alam dan Lingkungan (FMPAL), dan Pemuda Panca Marga mengaku mendapat pesan yang diduga dari AT usai menyurati Ditpolairud Polda Babel, Polda Babel, Pemprov Babel, dan PT Timah ihwal penangkapan bijih timah 6,9 ton beberapa waktu lalu.
Hal ini disampaikan oleh ketua FMPAL, Muhammad Rosidi kepada wartawan di sekretariat PWI Basel pada Jumat (30/12/2022).
” Tanggal 19 Desember lalu kita mengantar surat ke Ditpolairud Polda Babel, kemudian tembusan ke Kapolda Babel, Pemprov, dan PT Timah juga.Sesaat kita pulang dari Pangkalpinang menuju Toboali, di perjalanan masuklah WhatsApp AT tadi ke saya dan foto surat yang kita kirim tadi dengan pesan ‘ Ketua kok nyerang nyerang kita ‘ disini pertanyaan bagi kami kenapa AT mengirim pesan tersebut, ” katanya.
Diakuinya, sebelum melaporkan kasus tersebut tidak ada komunikasi antara dirinya dan AT sama sekali.
” Setelah mengirim pesan tersebut tidak ada lagi komunikasi baik via telpon ataupun langsung dengan AT, ” katanya.
Padahal, sambungnya surat yang dilayangkan tersebut tidak menyebutkan atau menyudutkan AT.
” Kok tiba tiba AT mengirim pesan tersebut berikut dengan foto surat yang dilayangkan, ” katanya. (*/tras)








