Penulis: Belva Al Akhab, Satrio dan Tim
MENTOK, TRASBERITA.COM — Komando Distrik Militer (Kodim) 0431/Bangka Barat menegaskan perannya sebagai penggerak kebangkitan olahraga rakyat dengan membuka Turnamen Gebyar Axishall Bangka Barat, Senin malam (15/12/2025) pukul 19.00 WIB, di Gedung Axishall Badminton Bangka Barat. Turnamen ini diikuti 48 peserta dari dua kategori yaitu Ganda Dewasa Umum Putra dan Ganda Dewasa Umum (PA) diproyeksikan sebagai pintu lahirnya atlet-atlet berprestasi Bangka Barat dari arena akar rumput.
Pembukaan yang ditandai servis shuttlecock pertama oleh unsur Forkopimda bukan sekadar simbol dimulainya pertandingan. Ia menjadi pesan visual yang tegas bahwa negara, TNI, dan masyarakat bergerak seirama membangun fondasi prestasi. Di lapangan yang terang, di hadapan barisan peserta yang berdiri disiplin, Kodim Bangka Barat memproklamasikan komitmennya olahraga sebagai jalan persatuan, karakter, dan kebanggaan daerah.
Komandan Kodim 0431/Bangka Barat Letkol Czi Fadil, S.E., M.I.P dalam sambutan pembukaan menekankan makna terdalam kompetisi.
“Dalam pertandingan ini hakikatnya tidak ada lawan, yang ada hanyalah kawan bertanding. Dari sinilah tumbuh kebersamaan, sportivitas, dan semangat juang—jiwa sejati bulu tangkis,” tegasnya.
Ia memastikan Kodim akan hadir, mendukung, dan mengawal setiap ikhtiar olahraga masyarakat, dengan harapan atlet Bangka Barat mampu menembus panggung regional, nasional, hingga internasional.
Di balik angka dan kategori, turnamen ini adalah narasi kebangkitan. Seragam merah panitia dan official memantulkan soliditas, barisan atlet muda menegaskan kesiapan generasi penerus. Kodim tidak berdiri di balik meja tetapi ia hadir di tepi lapangan, membina moral, merawat sportivitas, dan menyalakan api juang. Kehadiran langsung ini memperlihatkan wajah TNI sebagai pengayom sosial yang menanamkan nilai, bukan sekadar pengaman wilayah.
Ketua Harian PBSI Bangka Barat, Syahrul Efendi, menegaskan dimensi pembinaan jangka panjang.
“Lomba ini bukan hanya mencari pemenang, tetapi mencari bibit unggul Bangka Barat. Ia menjadi ruang silaturahmi atlet, pelatih, official, dan masyarakat,” ujarnya.
Syahrul menggarisbawahi pentingnya karakter dan sportivitas, seraya mengajak Forkopimda, pelaku usaha, dan seluruh elemen daerah untuk bersinergi menjadikan Bangka Barat lumbung atlet berkelas.
Secara substansi, Turnamen Gebyar Axishall adalah nalai positif tentang kinerja Kodim Bangka Barat dalam bekerja dari nilai, bergerak melalui kolaborasi, dan menargetkan prestasi. Lapangan bukan sekadar tempat bertanding, tetapi ia adalah ruang pendidikan karakter. Setiap reli adalah pelajaran disiplin, setiap poin adalah latihan kejujuran dan setiap kemenangan adalah hasil kebersamaan.
Di ujung malam pembukaan, pesan itu mengendap kuat bahwa olahraga adalah bahasa persatuan dan Kodim Bangka Barat adalah penuturnya. Dari Axishall, Bangka Barat memulai langkah bangkit menyusun masa depan prestasi dengan sportivitas sebagai napas dan kebersamaan sebagai kekuatan. (Tras)














