Layani Arus Mudik Sadai-Tanjung Ru, ASDP Kerahkan Dua Kapal Ro-Ro

Dalam melayani penumpang arus mudik, pihak ASDP Pelabuhan Sadai menurunkan dua kapal Ro-Ro, yaitu KMP Menumbing Raya dan KMP Gorari, yang hingga saat ini masih berjalan normal seperti hari biasa, Jumat (5/4/2024). (ist)

TOBOALI, TRASBERITA.COM — Menjelang H-5 Idul Fitri 1445 H, arus mudik penumpang dari Pelabuhan Sadai, Bangka Selatan (Basel) tujuan Belitung masih terpantau normal dan stabil.

Dalam melayani penumpang arus mudik, pihak ASDP Pelabuhan Sadai menurunkan dua kapal Ro-Ro, yaitu KMP Menumbing Raya dan KMP Gorari, yang hingga saat ini masih berjalan normal seperti hari biasa.

Bacaan Lainnya

Kepala Seksi Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rian Arsandi di Sadai mengatakan sebanyak dua kapal Ro-Ro siap melayani arus mudik Lebaran 2024 di lintasan penyeberangan Sadai – Tanjung Ru.

KMP Menumbing Raya yang melayani rute dari pelabuhan penyeberangan Sadai Kabupaten Bangka Selatan menuju Pelabuhan Penyeberangan Tanjung Ru, Kabupaten Belitung dan sebaliknya, mampu menampung kapasitas 27 unit kendaraan campuran dan 150 penumpang.

Sedangkan KMP Gorare, dengan layanan rute yang sama dari Pelabuhan Penyeberangan Sadai, Bangka Selatan menuju Pelabuhan Tanjung Ru, Belitung mempunyai kapasitas daya tampung maksimal 11 unit kendaraan campuran dan 55 penumpang.

“Apabila nantinya terjadinya lonjakan penumpang atau pemudik, maka biasanya pihak operator akan menambah jumlah pelayaran untuk mengakomodir penumpang maupun kendaraan,” ujar Rian Arsandi, Jumat (5/4/2024).

Puncak arus mudik diprediksi akan terjadi pada H-5 hingga H-2 lebaran, mengingat sudah memasuki hari libur dan cuti bersama.

Pengendalian dan pengawasan terus dilaksanakan bersama oleh beberapa instansi terkait.

“Saat ini arus keluar masuk penumpang dan kendaraan dari Pelabuhan Sadai menuju Pelabuhan Tanjung Ru Belitung yang dikelola ASDP, masih sesuai dengan jadwal dan berjalan normal. Trafik penumpang dan kendaraan juga masih berjalan normal” jelasnya,” ungkap Rian.

Rian memastikan potensi lonjakan penumpang dan kendaraan pada periode lebaran tahun ini diprediksi akan meningkat sebesar 5-10 persen dibandingkan lebaran tahun sebelumnya. (tras)

Pos terkait