Leo, Pemilik Ratusan Kampil Pasir Timah Illegal Ditangkap Ditreskrimsus Polda Babel

Tim Subdit IV Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bangka Belitung berhasil menangkap pemilik pasir timah illegal, sopir dan kernet, Sabtu (11/5/2024). (ist)

PANGKALPINANG, TRASBERITA.COM — Pemilik ratusan kampil pasir timah Leo berhasil ditangkap Tim Subdit IV Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bangka Belitung, Sabtu (11/5/2024).

Beberapa jam sebelum menangkap Leo pemilik pasir timah illegal ini, Tim Subdit IV Ditreskrimsus lebih dahulu menangkap sopir dan kenet truk berinisial Sa (30) dan Ya (50), keduanya merupakan warga Permis Kecamatan Simpang Rimba Kabupaten Bangka Selatan.

Bacaan Lainnya

Selain ketiga pelaku, Tim Ditreskrimsus Polda Babel juga berhasil mengamankan ratusan kampil pasir timah yang diduga illegal.

Dijelaskan Kabid Humas Polda Bangka Belitung Kombes Pol Jojo Sutarjo mengatakan Tim Subdit IV, truk mengangkut pasir timah illegal tersebut diamankan saat berada di Jalan Raya Pasir Garam Desa Pasir Garam Kecamatan Simpangkatis Kabupaten Bangka Tengah, sekitar pukul 05.15 WIB.

“Ada 2 orang yang diamankan yakni berinisial Sa 35 tahun yang merupakan sopir truk dan Ya 50 tahun yang merupakan Kernet. Total ada ratusan kampil karung pasir timah yang dibawa oleh kedua tersangka dengan berat keseluruhan 8 Ton,” ungkap Jojo.

Jojo menjelaskan, kronologis pengungkapan berawal dari informasi masyarakat terkait adanya pengangkutan pasir timah menggunakan 1 Unit Mobil Truk pada Jumat (10/5/24) malam di Desa Permis Kecamatan Simpang Rimba Kabupaten Bangka Selatan.

Berdasarkan informasi tersebut, lanjut Jojo, Tim melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku kegiatan pengangkutan pasir Timah tersebut.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, ternyata pasir timah yang diangkut diduga tidak berasal dari IUPK, IPR, SIPB atau izin lainnya,”jelasnya.

Selang beberapa jam usai diamankannya kedua pelaku berikut barang bukti, Tim Subdit IV berhasil mengamankan pemilik dari pasir timah illegal tersebut.

Pelaku yang diamankan berinisial Su alias Leo warga Desa Permis Kecamatan Simpang Rimba Kabupaten Bangka Selatan.

“Saat ini, ketiga pelaku sudah diamankan di Mapolda guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” pungkas Jojo.

Sementara pasal yang disangkakan terhadap pelaku yakni sebagaimana dimaksud dalam pasal 161 UU No 3 tahun 2020 Tentang Perubahan atas UU no 4 th 2009 Tentang Pertambangan Mineral Dan Batubara. (tras/*)

Pos terkait