Ma’had Tahfidz Hidayatul Qur’an Pubes Gelar Muker Tahunan Bahas Kegiatan Akademik Kepondokan

Ma’had Tahfiz Hidayatul Qur’an (MTHQ) Puding Besar, Bangka, Kepulauan Bangka Beltung, menggelar Musyawarah Kerja (Muker) dalam rangka ‎melaksanan evaluasi dan perencanan kinerja akademi pondok. (Tras/ist)

Penulis: Ahmad Fauzi | Editor: A Karim A

PUDINGBESAR, TRASBERITA.COM – Ma’had Tahfidz Hidayatul Qur’an (MTHQ) Puding Besar, Bangka, Kepulauan Bangka Beltung, menggelar Musyawarah Kerja (Muker) dalam rangka ‎melaksanan evaluasi dan perencanan kinerja akademi pondok, Jum’at (01/22).

Bacaan Lainnya

Adapun hal-hal yang dibahas berupa evaluasi kegiatan belajar dan mengajar selama Tahun Ajaran 2021-2022.

Dan dilanjutkan dengan pembahasan Rencana Kerja ‎Tahun Ajaran 2022-2023, yang berlangsung dihelat di Ruang ‎Pertemun Ma’had Tahfidz Hidayatul Qur’an (MTHQ) Puding Besar Bangka. ‎

Muker yang berlangsung selama 5 hari terhitung mulai tanggal 01 sampai 05 Juli 2022, dipimpin langsung oleh Pimpinan dan Pengasuh MTHQ, KH. Masyhuri, Lc, MA.

Dan diikuti seluruh Dewan Asatidz-Asatidzah yang terdiri dari berbagai divisi kedudukan yang menjabat di Ponpes MTHQ.

Mulai dari divisi Pengasuhan, Keamanan, Pembelajaran, Kesehatan, ‎Olahraga, Bahasa, Pertamanan, Dapur, Kebersihan, Kelistrikan, Perairan, Ta’mir Masjid, Wirausaha dan ‎Keindahan.

Pimpinan dan pengasuh MTHQ, KH. Masyhuru, Lc, MA dalam ‎sambutannya, ingin mengajak seluruh elemen divisi yang berwenang untuk meningkatkan kinerjanya ‎semaksimal mungkin.

“Kegiatan pondok ini harus berjalan dengan lancar, terutama yang memangku divisi Pengasuhan ‎dan divisi Keamanan,” tukas Kyai Masyhuri dalam sambutannya.

Ia menambahkan, divisi-divisi yang sudah menjadi satuan yang terorganisir menjadi organisasi yang memiliki kekuatan integritas dan berfungsi dengan baik.

Sehingga, mampu ‎meberikan pelayanan pendidikan yang bermutu sesuai dengan Visi dan Misi Pondok pesantren MTHQ yang berpusat di Puding Besar tersebut.‎

Di akhir kegiatan Muker, Kyai Masyhuri juga memimpin do’a dan sekaligus mengadakan sesi foto bersama sebagai momentum dan asas kekeluargaan bagi penduduk yang bermukim di Ma’had Tahfidz Hidayatul Qur’an.

“Semoga apa yang kita lakukan, pikirkan, perbincangkan, dan musyawarahkan hari ini dan ke depannya menjadi amal jariyah ‎dan diterima oleh Allah swt,” tutupnya. (TrasSosial Agama)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *