Membandel, SPBU Kejora Masih Layani Pengerit BBM, Modusnya Malam Hari

Pengerut BBM menggunakan motor erasi di SPBU Kejora Desa Beluluk Kecamatan Pangkalanbaru Bangka Tengah, Kamis (5/5/2022) malam. (tras)

Editor: Bangdoi Ahada
BANGKATENGAH, TRASBERITA.COM — Sempat tobat sebentar, ternyata pengelolah SPBU 24331115 Bukit Kejora Desa Beluluk Pangkalanbaru Bangka Tengah Provinsi Kepulauan Bangka Beliitung kembali membuka kembali layanan pengerit BBM.

Jika sebelumnya SPBU ini melayani pengerit pada siang hari, namun lepas lebaran Idul Fitri 1443 H ini, mereka merubah waktu layanan, menjadi malam hari.

Bacaan Lainnya

Sementara caranya tetap sama, mobil atau motor melakukan pengisian BBM di SPBU, setelah penuh keluar SPBU untuk menampung BBM yang berada di tangki motor ataupun mobil.

Setelah kosong, kendaraan ini kembali mengisi BBM di SPBU. Seperti itulah berulang-ulang.

BBM hasil ngerit tersebut diisi ke dalam jerigen yang disembunyikan tidak jauh dari kawasan SPBU.

Tim media ini sempat mengamati layanan pengerit BBM di SPBU tersebut pada Kamis (5/5/2022) malam.

Terilihat beberapa motor berkapasitas tangki cukup besar melakukan pengisian BBM jenis Pertalite.

Sepertinya sudah biasa para pengerit ini melakukan aksi mereka, sehingga tidak tampak khawatir dari raut wajah pengerit tersebut.

Dan seperti biasa antara petugas dan pengerit ini juga terlihat seperti sudah kenal, sehingga aksi pengisian BBM ini, meski berulang kali tetap dilayani.

Manajer SPBU 24331115 Bukit Kejora Desa Beluluk Pangkalanbaru, Budi yang dikonfirmasi Kamis (5/5/2022) malam tidak mau merespon konfirasi yang disampaikan media ini.

Hingga berita ini dinaikkan, pihak pengelolah SPBU belum menjawab konfirmasi terkait dugaan layanan pengerit BBM.

Sebelumnya diberitakan media ini, pengelolah SPBU Bukit Kejora tampak sengaja memberikan peluang kepada pengerit BBM jenis pertalite.

Tak ada rasa khawatir, jika aktivitas menjual BBM Pertalite ini kepada pengerit. Buktinya, puluhan jerigen terlihat berada di halaman gudang di belakang SPBU tersebut.

Temuan media ini pada Selasa (12/4/2022) siang sekitar pukul 13.15 WIB, terlihat sejumlah orang menggunakan sepeda motor masuk ke halaman gudang, yang juga merupakan milik pemilik SPBU tersebut.

Di dalam gudang terlihat puluhan jerigen ukuran 20 liter sudah berisi pertalite. Setelah masuk, orang ini menyusun jerigen ke dalam ragak yang diletakan di atas jok motor. Ragak ini berisikan jerigen ukuran 20 liter yang telah diisi pertalite.

Silih berganti motor masuk ke dalam halaman gudang yang dipagar beton tersebut, kemudian keluar sudah membonceng jerigen berisikan pertalite.

Kuasa SPBU, Junai yang dikonfirmasi media ini terkait banyaknya jerigen berisi pertalite yang diletakan di halaman gudang belakang SPBU, membenarkan bahwa jerigen tersebut berisi pertalite.

Junai berkilah untuk BBM jenis pertalite dibolehkan melakukan pengeritan. Alasanya tidak ada aturan yang melarang SPBU memberikan jatah pertalite kepada pengerit.

Setiap hari SPBU ini memberikan jatah puluhan jerigen isi 20 liter kepada pengerit.

“Tidak salah, boleh saja kami mengisi pertalite kepada mereka. Tidak ada aturan yang melarang,” ujar Junai. (tras)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *