Menjelang Lebaran Ini, Mineral Zirkon Siap-Siap Berangkat ke Kalimantan, Tongkang Sudah Stanby di Kawasan Lintas Timur

Tongkang di kawasan Air Anyir.

Editor: Bangdoi Ahada
PANGKALPINANG, TRASBERITA.COM — Ribuan ton mineral ikutan zirkon saat ini disimpan di beberapa gudang di kawasan Ketapang dan kawasan Lintas Timur Desa Air Anyir Kecamaan Merawang Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Secara bertahap zirkon yang berasal dari Bumi Serumpun Sebalai ini siap dikirm ke Kalimantan, yang beberapa tahun terakhir ini menjadi lokasi persinggahan sementara, sebelum lego jangkar ke luar negeri.

Bacaan Lainnya

Informasi yang dihimpun Tim Journalis Babel Bergerak (Jobber), setahun terakhir ini, zirkon dikirim ke Kalimantan menggunakan kapal Roro, berangkat dari Pelabuhan Pangkalbalam.

Para Bos zirkon ini mengirim menggunakan kontainer, sehingga tidak terlihat  oleh masyarakat Bangka.

Hanya saja sesekali, secara diam-diam mengirim zirkon menggunakan tongkang.

Karena menggunakan kontainer, para Bos zirkon ini tidak bisa mengirim dalam jumlah yang banyak, namun lebih aman dari perhatian masyarakat.

Sementara jika menggunakan tongkang, mereka bisa mengirim lebih dari 2000 ton per sekali kirim zirkon.

Tujuan pengiriman tetap sama, yakni Kalimantan.

Informasi yang dihimpun Tim Jobber, zirkon yang lolos menuju Kalimantan ini ternyata hanya berkisar 3,78 persen.

Entah bagaimana zirkon ini bisa lolos melenggang meninggalkan Pulau Bangka, meski kadarnya tidak sesuai dengan yang diamanatkan Perda No 1 tahun 2019 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Ade zircon siap-siap mau keluar Babel Bang. Informasinya zircon tersebut akan dikirim melalui salah satu dermaga kawasan Lintas Timur Air Anyir Kabupaten Bangka, karena tidak jauh dari gudang penyimpanan zircon mereka,” ujar M, kepada Tim Jobber, Rabu (12/4/2023) di sebuah cafe di Pangkalpinang, sekitar pukul 01.10 WIB.

Saat ditanyakan siapa pemilik zirkon tersebut, M menjelaskan pihak Bos zirkon ini mengatasnamakan Herman.

“Nah kalo nama, informasinya pakai nama Herman. Tetapi sebenarnya, yang punya barang ini, rasanya orang Bangka sudah kenal siapa saja pemain zirkon di Bangka Belitung ini. Dan tidak dikenal nama Herman,” ujar M, sembari tertawa.

Menurut M, zirzon yang siap lego jangkar ke Kalimantan ini, hanya memiliki kadar 3,78 persen saja.

Sementara sesuai syarat yang ditentukan oleh Perda No 1 Tahun 2019 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung haruslah berada di atas 65 persen.

“Nah itu dia Bang. Barang ini kok bisa lolos dan lulus serta mulus meluncur ke luar Bangka Belitung,” tukas M.

Disebutkan oleh M, sejak tanggal 6 April 2023, beberapa Tongkang yang akan membawa zirkon sudah merapat di sekitar dermaga PLTU Air Anyir Bangka.

“Malam ini juga ada tongkang yang datang dalam kondisi kosong,” ujar M.

Persetujuan RKAB

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *