Ngeri, Sambaran Petir Bikin Warga Mentok Trauma:  Tembok Pagar, Instalasi Rumah dan Plafon Jebol

Penulis: Rudy 

MENTOK, TRASBERITA.COM — Hujan lebat disertai dentuman suara geledek dan petir, Sabtu, (25/4/2026), menyisakan trauma bagi warga Kampung Air Samak Kelurahan Menjelang Kecamatan Mentok dan sekitarnya.

Bacaan Lainnya

Saking dahsyatnya, petir menyambar dan merusak rumah warga mulai dari KWH meter, instalasi listrik bagian dalam rumah hingga menjebol plafon dan tembok pagar.

Sardi alias Atang, warga Kampung Air Samak, menceritakan kronologis kejadian. Saat hujan lebat dirinya beserta istri dan anak sedang berada di dalam rumah.

“Tiba-tiba gelegar, bunyi geledek dan petir. Saking nyaringnya tembok pagar seperti ada yang mukul. Suaranya luar biasa, saya hanya terduduk. Saya lihat plafon rumah saya sudah jebol, listrik padam, kabel instalasi pecah, KWH rusak. Saya keluar rumah, saya lihat pagar tembok tetangga juga jebol,” ujar Atang sembari menunjukkan jejak sambaran petir mengikuti arah sepanjang pondasi tembok pagar yang terbuat dari batako.

Kerusakan akibat sambaran petir ternyata tak dialami Atang saja. Tetangga sekitarnya mengaku sama. Beberapa KWH PLN rumah mereka juga ikut terbakar pasca fenomena alam tersebut.

“Petirnya kali ini ngeri, sambarannya merayap. Rumah saya KWH nya kena, KWH masjid termasuk KWH tetangga yang lain juga kena,” ujar Dila.

Akibat kejadian siang tersebut warga langsung melapor ke PLN melalui sambungan 123. Malam harinya petugas PLN datang untuk mengidentifikasi kerusakan sekaligus melakukan perbaikan.

Terpantau, sedikitnya ada 5 KWH rumah warga malam itu langsung diganti.

Menurut informasi, musibah sambaran petir kemarin tak hanya dialami rumah seputaran Kampung Air Samak.

Beberapa wilayah seperti Desa Air Putih juga mengalami kejadian serupa.

Warga berharap pihak desa atau kelurahan untuk mendata rumah yang menjadi korban sambaran petir tersebut.

Sembari pihak desa dan kelurahan membantu terutama rumah yang mengalami kerusakan berat. (Tras)

Pos terkait