PANGKALPINANG, TRASBERITA.COM — Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus mematangkan arah kebijakan riset dan inovasi daerah dengan turun langsung ke lapangan. Salah satu langkah konkret dilakukan melalui kunjungan ke Kawasan Industri Sadai pada Sabtu (11/4), sebagai bagian dari upaya menyelaraskan potensi industri dengan pengembangan riset di daerah.
Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi DPRD Babel untuk memastikan bahwa kebijakan riset dan inovasi yang disusun tidak hanya bersifat teoritis, tetapi benar-benar aplikatif dan mampu menjawab kebutuhan dunia usaha.
Ketua Pansus, Pahlivi, menegaskan bahwa sinergi antara sektor industri dan dunia riset menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
“Melalui kunjungan ini, kami ingin memastikan bahwa arah kebijakan riset dan inovasi daerah benar-benar sejalan dengan kebutuhan industri. Jangan sampai riset yang dikembangkan tidak memiliki dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi,” ujar Pahlivi.
Ia menambahkan, Kawasan Industri Sadai memiliki potensi besar sebagai pusat pengembangan industri di Bangka Belitung, sehingga perlu didukung dengan riset yang tepat guna dan inovatif.
“Kita melihat langsung bagaimana potensi di lapangan. Ini menjadi bahan penting bagi kami dalam merumuskan kebijakan yang tidak hanya visioner, tetapi juga implementatif,” tambahnya.
DPRD Babel berharap, melalui langkah ini, kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, dan pelaku industri dapat semakin diperkuat, sehingga riset dan inovasi benar-benar menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi di Bangka Belitung. (Tras)






