Para Pihak Ini Minta Wali Murid Tak Perlu Khawatir, Ajaran Baru 2024/2025 Tak Ada Perubahan Aturan Seragam Sekolah

Laporan : Lia
PANGKALPINANG, TRASBERITA.COM – Menjelang masuknya tahun ajaran baru 2024/2025 dan dimulainya pembukaan untuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2024, Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Guritno Wahyu Wijanarko menegaskan bahwa tidak ada perubahan aturan mengenai penggunaan seragam sekolah.

Semua masih merujuk pada Permendikbudristek No.50 tahun 2022, sehingga tidak ada aturan yang mengharuskan siswa membeli seragam baru untuk tahun ajaran baru 2024/2025.

Bacaan Lainnya

Makanya kemarin Pak Dirjen PDM juga bingung, mengapa isu ini bisa keluar lagi, padahal tidak ada statement apapun dari Kemendikbudristek untuk merubah seragam sekolah atau maupun perubahan seragam pramuka dan lain, tapi inilah salah satunya kita tidak bisa menghentikan orang-orang yang mungkin punya tujuan lain sehingga menggemporkan lagi isu-isu semacam ini. Namun sekali lagi kita berharap kepada sekolah atau orang tua wali agar jangan khawatir, karena aturan terkait seragam ini masih tetap sama seperti sebelumnya,” tegas Guritno saat ditemui di Kantornya, Kamis, (02/05/2024).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang, Erwandi juga memastikan bahwa Penerima Peserta Didik Baru (PPDB) di Kota Pangkalpinang akan tetap mengacu sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Yakni untuk jalur pendaftaran siswa baru jenjang SD akan tetap menggunakan 3 jalur yaitu jalur zonasi, afirmasi dan perpindahan tugas orang tua (PTO) sedangkan untuk jenjang SMP akan tetap menggunakan 4 jalur yakni zonasi, afirmasi, jalur perpindahan orang tua/ wali, dan jalur prestasi.

Erwandi juga meminta masyarakat atau orang tua untuk tidak mudah percaya dengan isu-isu yang berkembang dan belum kebenarannya belum tentu bisa dipertanggungjawabkan, salah salah satunya adalah terkait penggunaan seragam baru bagi peserta didik di tahun ajaran baru 2024/2025.

“Kami pastikan bahwa itu tidak benar alias hoaks, karena sampai saat ini memang tidak ada perintah penggunaan seragam baru dengan design tertentu, tetap akan menggunakan pakaian seragam merah putih untuk sd , biru untuk SMP sama seperti sebelumnya. Hal ini mengacu sesuai Permendikbudristek No. 50 tahun 2022, kecuali ditambah pakaian adat yang disesuaikan dengan kondisi lokal conten yang ada di daerah masing-masing, misalnya untuk laki-laki menggunakan teluk belango dan perempuan menggunakan baju kurung, dan jadwal penggunaannya juga sudah diatur, misalnya dalam seminggu hanya 1 kali,” tutur Erwandi. (Tras)

Pos terkait