Pemandu Wisata Diharap Terus Meningkatkan Keahliannya

Penulis: Sasmita Dwipa

SUNGAILIAT, TRASBERITA.COM—Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten
Bangka terus meningkatkan kualitas SDM di sektor pariwisata termasuk memberikan pembekalan dan pelatihan kepada pemandu wisata dengan memberikan sekitar 30 persen materi dan sisanya praktik dengan harapan dapat mengembangkan kapasitas sumber daya manusia di bidang Pariwisata.

Bacaan Lainnya

“Hal ini tentunya menjadi modal utama guna mengembangkan bidang pariwisata dengan memberikan pemahaman dan memberikan pendidikan yang baik serta berkualitas bagi pemandu wisata.

Sebab, kunci membangun pariwista adalah dengan kolaborasi dan sinergi, karena tak bisa berdiri sendiri. Apalagi ke depan sektor wisata menjadi sektor unggulan sehingga kita harus mempersiapkan SDM nya agar nantinya juga bisa membangun desa wisata yang berkualitas, dan  wisatawan bisa datang untuk tinggal lebih lama dan bisa membelanjakan uangnya selalam berkunjung ke bangka,” ujar Rismi Wira Madona, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka kepada awak media usai acara penutupan pelatihan bagi pemandu wisata di Sungailiat.

Ia mengatakan, nantinya pelaku wisata agar dapat menerapkan keahliannya di desa wisata di wilayahnya karena hal ini merupakan upaya dari pusat ke daerah kabupaten bangka sehingga pusat betul- betul momen ini dapat diikuti dengan baik untuk bagaimana menjadi pemandu wisata yang berkualitas serta cara melayani wisatawan dengan baik.

Dengan demiikian, kata Rismi, melalui kesempatan pelatihan ini, maka peserta pelatihan bisa berdiskusi dengan meng- update tingkat dasar tentang pemandu wisata. agar bisa menjadi pemandu wisata yang baik guna mendukung mindset destinasi wisata yang sudah berubah, misalnya dari destinasi wisata yang ramai ke desa wisata alam sehingga paketnya bisa dijual, seperti bagaimana cata membuat kue rintak dan rusip yang menjadi bagian dari wisata kuliner agar nantinya bisa dijual kepada wisatawan.

“Selain itu, destinasi wisata ke hutan dengan mengkolaborasikan dengan paket wisata lainnnya dengan melibatkan masyarakat dan budayanya yang kuat agar tak pernah hilang agar desa wisata bisa berkreasi dengan membuat paket wisata yang bisa menjual.

Karena sektor pariwisata ini merupakan sektor unggulan untuk mengangkat ekonomi masyarakat sehingga momen ini perlu dimanfaatkan dengan baik dengan menjadi pemandu wisata yang produktif untuk dapat meningkatkan keahliannya. Karenanya, kita selalu optimis dengan bisa merubah mind set
masyarakat agar bisa membentuk desa wisata Juga membentuk kelembagaan yang aktif meski menjadi sebuah proses untuk menuju keberhasilan dalam rangka mengembangkan sektor pariwisata di daerah ini,” jelas Rismi.

Ia menambahkan, melalui program pelatihan bagi pemandu wisata ini mesti dikreasikan dengan baik oleh pelaku wisata agar pemerintah juga tak bekerja sendiri untuk mengangkat desa wisatanya masing – masing dengan dampak bisa menjaga kebersihan wisata pantai misalnya agar ke depan destinasi wisata di daerah ini tetap bisa menarik wisatawan untuk mengunjunginya. (Tras)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *