Pemkab Bangka Tengah Sidak OPD Pasca Libur Panjang Lebaran dan Pantau Fasilitas Kesehatan,

KOBA, TRASBERITA.COM – Hari pertama masuk kerja pasca libur panjang Hari Raya Idulfitri 1447 H menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah untuk memastikan kedisiplinan pegawai dan kualitas pelayanan publik tetap optimal.

Rabu (25/03/2026) pagi, Bupati Bangka Tengah, Wakil Bupati Bangka Tengah, bersama Sekretaris Daerah dan Kepala BKPSDMD melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta fasilitas kesehatan di lingkungan Pemkab Bangka Tengah.

Bacaan Lainnya

Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki dua tujuan utama yakni mempererat tali silaturahmi (halalbihalal) dan menegakkan aturan kepegawaian. “Selain untuk memantau kehadiran pegawai, yang utama juga kami ingin memastikan pelayanan kepada masyarakat sudah berjalan seperti biasanya,” ujar Algafry yang mengunjungi Kantor Kecamatan Lubuk Besar serta puskesmas yang ada di Kecamatan Lubuk Besar.

Dalam sidak ini, rombongan dibagi menjadi beberapa tim untuk menjangkau seluruh OPD, kecamatan dan Unit Pelaksana Teknis (UPT). Efrianda menegaskan bahwa pihaknya menggandeng BKPSDMD dan Satpol PP untuk memantau kehadiran pegawai sesuai jam kerja.

“Bagi pegawai yang tidak hadir tanpa keterangan, akan dikenakan sanksi sesuai mekanisme perundang-undangan yang berlaku. Kami tidak melebihkan dan tidak mengurangi aturan yang ada,” tegas Wabup Bangka Tengah, Efrianda. Selain memantau kehadiran ASN, Efrianda juga meninjau langsung fasilitas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Drs. H. Abu Hanifah. Salah satu yang menjadi perhatian khusus adalah ruang pelayanan pasien Talasemia (kelainan darah).

Efrianda mengaku bangga mengetahui bahwa RSUD Drs. H. Abu Hanifah Bangka Tengah kini memiliki fasilitas transfusi darah yang mumpuni bagi anak-anak penderita kelainan darah. “Tadi saya melihat ada sekitar delapan pasien anak, dari usia satu hingga 12 tahun yang sedang transfusi. Menariknya, fasilitas kita ini tidak hanya dimanfaatkan warga Bangka Tengah, tapi juga dari Bangka Selatan, bahkan ada potensi dari Pangkalpinang karena keterbatasan tenaga medis hematologi di sana,” ungkapnya.

Menyikapi tingginya kebutuhan darah bagi pasien Talasemia, Efrianda berencana menginisiasi gerakan donor darah rutin bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Bangka Tengah. Langkah ini terinspirasi dari kegiatan rutin Polres Bangka Tengah yang melakukan donor setiap Jumat.

“Saya akan berdiskusi dengan Pak Bupati untuk kemungkinan mengeluarkan Surat Edaran (SE) agar ASN kita rutin mendonorkan darah. Masa Polres rutin, kita tidak? Kita akan koordinasi dengan PMI untuk memastikan stok darah selalu tersedia bagi anak-anak kita yang membutuhkan,” tambahnya. Di akhir kunjungannya, Efrianda memastikan bahwa seluruh loket pelayanan publik di Kabupaten Bangka Tengah telah dibuka 100 persen dan siap melayani masyarakat seperti biasa sejak hari pertama pasca-lebaran. (*/tras)

Pos terkait