Pemkot dan Kejari Pangkalpinang Ajak Tegakkan Moralitas dan Integritas Bangsa Bebas Korupsi

Laporan : Yulia
PANGKALPINANG, TRASBERITA.COM – Penyuluhan Pencegahan Tindak Pidana Korupsi dalam rangka peringatan hari anti korupsi sedunia tahun 2023 berlangsung di Gedung OR Kantor Walikota Pangkalpinang, Selasa,(12/12/2023). Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Pj.Walikota Pangkalpinang, Lusje Annake Tabalujan.

Orang nomor satu di Kota Pangkalpinang ini menyampaikan apresiasi atas terlaksanakanya kegiatan yang penting ini dalam rangka untuk terus saling mengingatkan dan mencegah dari segala tindakan yang mengarah kepada korupsi.

Bacaan Lainnya

”Makanya pada hari ini kita melakukan penyuluhan untuk saling mengingatkan, terutama juga bagi para pelaksanaan pengguna anggaran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) agar jangan sampai tidak sesuai aturan,” tambahnya.
Bersama dengan pihak Kejaksaan Negeri Pangkalpinang ini, Lusje optimis kegiatan ini akan mampu menghasilkan output yang lebih baik dalam menghamai dan mencegah dari segala bentuk dan tindakan korupsi.

Ini kegiatan yang sangt penting agar semakin lebih baik dalam melayani rakyat dengan benar, maka juga harus dimulai dengan pelayanan termasuk dari pengelolaa keuangan di sekolah. Makanya dalam memperingati hari anti korupsi 9 desember, Pemkota bekerjasama dengan Kajari Pangkalpinang mengadakan kegiatan yang penting ini.

“Melalui kegiatan ini, mari kita berikrar menegakkan pilar-pilarperadaban baru menuju terwujudnya pemerintahan yang bersih, penyelanggaraan pemerintahan yang transparan, akuntabel dan kehidupan yang lebih besih dari segala bentuk korupsi, untuk itu kita harus terus rapatkan barisan membangun sinergi, memberantas korupsi demi Indonesia maju,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Pangkalpinang, Syaiful Bachri juga mengapreasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai bentuk kelanjutan kerjasama yang sudah terjalin dengan baik selama ini bersama Pemerintah Kota Pangkalpinang khususnya dalam rangka bersama-sama menjalankan amanah Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Ia juga mengaku senang dapat hadir di tengah para peserta yang merupakan para tenaga bendahara dana BOS tingkat SD – SMP se Kota Pangkalpinang.

Melalui upaya ini diharapkan dapat semakin menanamkan pemahaman yang lebih baik terkait perkara-perkara korupsi yang ada di negara ini maupun khususnya di Kota Pangkalpinang.

9 Desember diperingati oleh dunia internasional sebagai hari anti korupsi.Oleh karena itu dalam kesempatan ini Kejari Pangkalpinang juga memberikan penyuluhan khususnya kepada ASN di lingkungan Pemkot Pangkalpinang tentang bahaya korupsi sebagai perbuatan busuk yang suka memutarkan balikan kejahatan, kebusukan serta penyimpangan dari kesucian.

“Banyak penyebab yang dapat membuat orang melakukan perbuatan korupsi atau memicunya melakukan praktek-praktek korupsi seperti gaya hidup mewah, keserakahan dan sebagainya. Oleh karena itu kita berharap melalui penyuluhan ini sekali lagi kita berharap dapat bersama mewujudkan moralitas dan integritas anak bangsa yang jauh dari korupsi,” harapnya. (Tras)

Pos terkait