Penambang di Kawasan Mangrove Penagan Melecehkan Perjanjian yang Dibuat APH, Spanduk Larangan Kapolres Dicopot

Spanduk himbauan larangan menambang di pintu masuk Pantai Batu Ampar Desa Penagan Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka dirusak oknum warga Penagan, Rabu (19/10/2022). (JB/Trasberita.com)

Penulis : Edoy_jb
BANGKA, TRASBERITA.COM — Spanduk himbauan larangan menambang di pintu masuk Pantai Batu Ampar Desa Penagan Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka dirusak oknum warga Penagan.

Spanduk larangan dari Kapolres Bangka ini dipasang di lokasi tersebut, untuk mengingatkan masyarakat sekitar agar tidak merusak kawasan Konservasi Mangrove di Pantai Batu Ampar.

Saat Tim Journalis Babel Bergerak (Jobber) meninjau lokasi pada Rabu (19/10/2022), spanduk larangan tersebut telah disobek.

Aktivitas menambang di kawasan Konservasi Mangrove di Pantai Batu Ampar Desa Penagan tersebut masih berlangsung.

Padahal sudah ada himbauan dan larangan dari Tim Gabungan Polres Bangka pada tanggal 28 September 2022 yang lalu, agar tidak melakukan aktivitas penambangan illegal di kawasan tersebut.

Namun larangan dan himbauan dari Aparat Penegak Hukum itu sepertinya tak laku dimata penambang.

Justru mereka semakin berani menambang di lokasi yang sudah dilarang tersebut.

Para penambang ini tidak menghargai keputusan bersama yang telah disepakati, bahkan terkesan melecehkan perjanjian yang telah dibuat.

Pantauan awak media ini bersama Tim Jobber (Journalis Babel Bergerak) pada hari Rabu tanggal 19 Oktober 2022, masih terlihat warga yang melakukan aktivitas penambangan.

Selain spanduk himbauan larangan dari Polres Bangka sudah dilepas, papan nama bertuliskan “KEGIATAN REHABILITASI MANGROVE” pun tak luput dari sasaran tangan nakal oknum warga.

Dari keterangan Kepala Desa Penagan Ismail, spanduk himbauan tersebut dilepas oleh oknum warga, sehari setelah rombongan gabungan Polres Bangka meninggalkan lokasi Pantai Batu Ampar Desa Penagan.

“Dilepas masyarakat, begitu rombongan APH pulang, selesai spanduk e,” ujar Kades Ismail saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (19/10/2022)

Terpisah Kapolres Bangka AKBP Indra Kurniawan, S.H., S.I.K., M.Si., saat dikonfirmasi Tim Jobber menegaskan, akan ada kegiatan gabungan kembali ke lokasi Pantai Batu Ampar Desa Penagan.

“Insya Allah tetap kita jalankan tupoksi kita dengan ikhlas, dan mungkin akan ada eskalasi kegiatan Kepolisian gabungan sscara sinergis dengan stake holder terkait, secara terukur di lokasi tersebut,” tegas Kapolres Bangka AKBP Indra Kurniawan, Rabu (26/10/2022). (JB/tras)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *