Penulis: maruf
BANGKA, TRASBERITA.COM — Ratusan warga berkumpul dan rela menunggu di luar dan dalam Masjid Al Islam Desa Cit, Kecamatan Riau Silip Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Pasalnya, beberapa hari yang lalu telah tersiar kabar dari mulut ke mulut warga setempat, bahwa Pj Gubernur Bangka Belitung Ridwan Djamaludin dan Bupati Bangka Mulkan akan datang pada hari Minggu (19/02/2022) siang.
Menurut cerita warga setempat, kedatangan dua pejabat daerah, Gubernur dan Bupati tersebut untuk merayakan Isra Mi’raj sekaligus peletakan batu pertama pembangunan masjid.
Momentum akan kedatangan pejabat daerah itu, tidak disia -siakan masyarakat Desa Cit.
Apalagi hari itu, bertepatan juga dengan perayaan Isra Mi’raj di masjid Al Islam Desa setempat.
Masing-masing warga telah membawa makanan berat ke masjid ( Nganggung.), untuk menjamu para tamu pejabat yang akan datang ke Desa Cit.
Sebelum pukul 10.00 WIB, hanya iringan beberapa mobil rombongan pejabat daerah Kabupaten Bangka yang sampai di lokasi masjid Al Islam Desa Cit.
Kedatangan rombongan Bupati Bangka langsung disambut oleh Pengurus Masjid, Pemdes Cit, Tokoh Masyarakat, Anggota DPRD dapil setempat dan warga yang sudah lama menunggu.
Pada kesempatan itu, Bupati Bangka Mulkan sempat menyampaikan permohonan maafnya kepada warga yang hadir saat itu, karena kedatangannya tidak tepat waktu, seperti yang telah dijadwalkan yakni jam 09.00 WIB.
‘”Tadi sebelum ke sini, ada juga kegiatan sedekah sampah di Sungailiat ” ungkap Mulkan.
Diakhir sambutan, Mulkan sempat menyerahkan bantuan pribadinya untuk pembiayaan pembangunan Masjid Al Islam dan diterima langsung oleh ketua panitia pembangunan bapak Subsidi.
Setelahnya, Mulkan beserta Ibu dan rombongan Pemkab Bangka juga disaksikan warga melakukan peletakan batu pertama pemasangan pondasi masjid.
Akhirnya, acara yang ditunggu-tunggu pun tiba. Mulkan didampingi istrinya memasuki aula masjid yang telah terhidang nasi dan aneka lauk pauk yang khas.
Nampak, Bupati Bangka itu sangat menikmati hidangan yang disajikan warga. Sesekali ia melihat kiri dan kanan, sambil tangan menyuap lauk dan nasi perlahan-lahan.
Begitu juga rombongan Bupati lainnya, terlihat lahap ikut makan dan membaur dengan warga, menikmati hidangan yang khusus dibuat dan disajikan untuk menghormati tamu dan merayakan Isra Mi’raj 1444 H. (tras)






