Pj. Walikota Dukung BPMP Babel Gelar Pameran Bulan Merdeka Belajar di Rumah Residen 28 – 30 Mei 2024

Laporan: yulia

PANGKALPINANG, TRASBERITA.COM – Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Guritno Wahyu Wijanarko beserta jajarannya melaksanakan kunjungan kerja sekaligus silaturahmi dengan Pj. Walikota Pangkalpinang, Lusje Anneke Tabalujan di Ruang Kerja Walikota Pangkalpinang awal Mei 2024 lalu.

Bacaan Lainnya

Guritno Wahyu Wijanarko menjelaskan bahwa BPMP Babel ditunjuk oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk menjadi koordinator pelaksanaan Pameran yang bertajuk “Merdeka Belajar Merdeka Berbudaya” di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung 28 – 30 Mei 2024. Kegiatan ini sekaligus dalam rangka memeriahkan puncak Hari Pendidikan Nasional 2024 dengan konsep galeri foto dan video.

Guritno juga menjelaskan bahwa dalam kegiatan ini akan menghadirkan berbagai kebijakan, program, dan capaian merdeka belajar dan produk kreasi anak bangsa yang merupakan hasil dari pendidikan Indonesia, khusus Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang semakin berkualitas, serta menampilkan berbagai capaian dan prestasi dalam hal pemajuan kebudayaan.

“Konsep pameran yang akan kami langsungkan adalah pameran temporer bertempat di cagar budaya, menampilkan UPT-PTN Kemendikbudristek di Wilayah Bangka Belitung yang memiliki program, kebijakan unggulan, dan hasil karya atau prestasi anak bangsa yang menarik pada ruang tersedia, menampilkan capaian hasil merdeka belajar dan merdeka berbudaya dari provinsi/kabupaten/kota se Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” jelasnya.

Dalam event ini BPMP akan berkolaborasi dengan UPT Kemendikbudristek lainnya antara lain perguruan tinggi di Babel seperti Universitas Bangka Belitung, Politeknik Manufaktur Bangka Belitung, dan Universitas Terbuka Pangkalpinang. Selain itu juga didukung penuh oleh Balai Guru Penggerak Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah V.

Menariknya dalam konsep pameran ini juga akan ditampilkan dalam bentuk galeri foto (infografik/foto dokumentasi), kliping berita successtory, menayangkan Video (capaian program merdeka belajar/testimoni pemangku kepentingan), produk inovasi dari satuan pendidikan, hasil projek profil pelajar Pancasila (P5), objek pemajuan kebudayaan, warisan budaya, dan lainnya

Bersamaan pameran agan digelar gebyar Gerakan Sekolah Sehat, perlombaan olahraga tradisional Sembilun yang diikuti oleh satuan pendidikan, kuis dengan hadiah lawang. Juga ada penampilan pentas seni dan budaya oleh SMA 1 Pangkalpinang: Rhapsody of Archipelago Bangka Belitung, gelar wicara tema Kurikulum Merdeka, pentas seni dan budaya musikalisasi puisi oleh SD STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung, gelar wicara Guru Penggerak oleh BGP, gelar wicara Revitaliasi Bahasa Daerah oleh Kantor Bahasa Bangka Belitung, serta Lomba foto di lokasi cagar budaya seputar lokasi pameran yakni Rumah Residen Pangkalpinang, Taman Wilhelmina, dan sekitarnya. “Insyaallah nanti kita juga akan menghadirkan penampilan seni dan budaya dari Mentilin Band persembahan terbaik dari anak-anak kita dari SLBN Kota Pangkalpinang,” tambah Guritno.

Sementara itu, Penjabat Walikota Pangkalpinang, Lusje Anneke Tabalujan menyatakan menyambut baik atas rencana kegiatan Pameran Merdeka Belajar Merdek Berbudaya 2024 dalam rangka memperingatin Hardiknas yang akan dilaksanakan oleh BPMP Babel. Orang nomor satu di Kota Pangkalpinang ini pun mengaku siap dan mengizinkan untuk pelaksanaan kegiatan tersebut di Rumah Residen Pangkalpinang.

Ia mengaku memberikan izin untuk rumah heritage tersebut digunakan di luar kegiatan Pemerintah Kota Pangkalpinang, selama memang berkaitan dengan seni dan budaya.

“Saya juga mendapatkan permintaan dari pihak luar, tapi saya tidak mengizinkan. Sebab ini adalah Rumah Dinas Walikota Pangkalpinang yang heritage dan akan kita buka untuk kegiatan-kegiatan budaya dan kesenian. Yang jelas prinsip kita adalah boleh sepanjang untuk pelaksanaan kegiatan pelestarian kesenian dan budaya,” tegas Lusje.

Lusje menegaskan agar penyelenggara kegiatan di cagar budaya harus memperhatikan kondisi kebersihan rumah residen yang juga merupakan simbol kehormatan bagi Kota Pangkalpinang ini.

Ia mempersilahkan saja bagi BPMP Babel melaksanakan kegiatannya dengan tujuan mengangkat karakter budaya Pangkalpinang dan tetap harus menjaga kebersihan, dan tanpa merubah apa pun yang ada di sana. Termasuk untuk kegiatan talkshow atau seminar juga bisa dilaksanakan di Wihelmina Park Pangkalpinang, karena designnya tempatnya sangat memadai.

“Di Park Wihelmina ini sini juga ada Tugu Merdeka yang merupakan bukti sejarah bahwa tepat ini pernah menjadi tempat deklarasi Indonesia merdeka tahun 1945. Oleh karena, jangan merasa orang Indonesia jika belum ke Pangkalpinang,” ujar Lusje. (*/tras)

Pos terkait