BANGKA, TRASBERITA.COM — Sebanyak 100 lampu emergency diserahkan Kepala Unit PLN Cabang Sungailiat Gerry kepada PD Inaker Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Jumat (24/03/2023).
Lampu emergency ini, kata Gerry, untuk dibagikan ke masjid-masjid di beberapa titik di Kabupaten Bangka.
“Dalam pendisttribusian ini, kami bekerjasama dengan beberapa Ormas seperti Karang Taruna dan juga PD Inaker Babel,” ujar Gerry.
Ia berharap penyerahan bantuan lampu ini dapat membantu masyarakat khususnya umat muslim yang saat ini sedang menjalankan ibadah puasa.
“PLN sendiri secara kelembagaan juga turut bergerak membagikan lampu emergency dihampir seluruh titik di wilayah kabupaten dan kota se pulau Bangka,” tukas Gerry.
Sebagai penerima mandat dari PLN ini, Ketua PD Inaker Bangka Belitung menyatakan bahwa bantuan lampu emergency tersebut akan diserahkan ke masjid-masjid di Kota Sungailiat dan sekitar.
“Ini adalah salah satu upaya agar umat muslim dapat menjalankan ibadah dengan baik dan lancar,” kata Aboul.
Dikatakan Aboul, adanya bantuan lampu emergency ini bukan berarti persoalan pasokan listrik yang saat ini mengalami kendali lagsung selesai.
“Kami punya niatan baik yakni bekerjasama dengan siapa saja baik pemerintah, BUMN maupun masyarakat Babel dalam memberikan kontribusi untuk kemajuan Bangka Belitung,” ungkap Aboul.
Diakui Aboul, PD Inaker Babel memiliki kewajiban untuk mengawal kegiatan Pemerintah dan BUMN termasuk PLN ini.
“PLN juga merupakan BUMN wajib kita kawal dan bantu, karena selama ini PLN juga telah berbuat yang terbaik untuk membangun negeri ini,” tukasnya.
Seperti yang telah dirasakan sebagian besar masyarakat Pulau Bangka, sejak masuk bulang puasa, pasokan listrik mengalami kendala.
Akibatnya, PLN melakukan kebijakan pemadaman bergilir kepada masyarakat pelanggan PLN di Pulau Bangka.
Sebelumnya PLN juga bekerjasama dengan Karang taruna Kabupaten Bangka dalam penyerahan lampu Emergency ini yang diketuai Ujang Supriyanto.
Hal senada disampaikan Ujang bahwa Karang Taruna Kabupaten Bangka juga bekerjasama dengan PLN untuk membagikan lampu emergency.
“Kami Karang Taruna Kabupaten Bangka tidak mau berdiam diri dan tidak akan membiarakan PLN berjuang sendiri,” ujar Ujang. (*/tras)






