Prof Udin, Sosok Merakyat yang Tak Pernah Jauh dari Warga

PANGKALPINANG, TRASBERITA.COM — Di tengah dinamika politik dan birokrasi yang sering kali berjarak dari masyarakat, sosok Saparudin atau Prof Udin hadir sebagai pengecualian.

Tokoh pendidikan dan sosial ini dikenal sebagai figur yang membumi, sederhana, dan tak segan turun langsung ke tengah-tengah warga dari pasar tradisional, warung kopi, hingga perkampungan di pinggiran kota.

Bacaan Lainnya

Warga menyebutnya sebagai pemimpin yang tidak gengsi turun ke bawah, bahkan sering datang tanpa pengawalan atau formalitas berlebihan.

Ia datang bukan untuk sekadar mendengar, tapi untuk benar-benar memahami apa yang dibutuhkan rakyatnya.

“Beliau itu kalau datang ke tempat kami, bukan cuma lewat atau formalitas. Tapi duduk bareng, nanya langsung soal anak sekolah, dagangan, bahkan listrik rumah,” ujar pedagang kue di Pasar Pagi Pangkalpinang.

Kedekatan ini tidak dibangun dalam satu malam.

Selama bertahun-tahun, Prof Udin dikenal sebagai pendidik dan tokoh masyarakat yang rutin hadir dalam kegiatan warga — mulai dari majelis taklim, diskusi komunitas, hingga kegiatan UMKM dan seni budaya.

Yang membedakan Prof Udin dari banyak tokoh lain adalah gaya komunikasinya yang sederhana dan tulus.

Ia tak suka bicara panjang lebar, tapi lebih memilih mendengar.

Ia tak mencari tepuk tangan, tapi lebih senang melihat warga tersenyum karena persoalan mereka mendapat perhatian.

“Saya percaya, pemimpin itu harus merasakan apa yang rakyat rasakan. Baru bisa bicara solusi,” kata Prof Udin dalam sebuah pertemuan warga. (tras)

Pos terkait