Penulis: Anthoni
PANGKALPINANG, TRASBERITA.COM — Proyek pembangunan talud di jalan menuju Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Ketapang, Kota Pangkalpinang ini menelan biaya terbilang fantastis.
Pada plang proyek, pembangunan talud tersebut menghabiskan anggaran yakni Rp 3.950.328.402.
Proyek yang diberi nama kegiatan pemeliharaan berkala jalan PPI (lanjutan) tersebut dikerjakan CV Indah Karya Nugraha.
Waktu pengerjaan terbilang singkat yakni 60 hari kalender dengan panjang 1,0731 kilometer.
Lantas pertanyaannya berapa Rencana Anggaran Biaya (RAB) per meter bangunan talud tersebut?.
Jika dihitung antara panjang proyek talud yang dibangun dengan biaya yang dianggarkan, maka besaran biaya talud ini permeter sekitar Rp 3,681 Juta.
Pantauan Babelupdate.com jaringan Tim Jobber, belum lama ini bagian depan talud hanya di bangun sebelah saja, artinya hanya dibangun di sisi jalan saja.
Alhasil, tumpukan sampah di sebelahnya rentan jatuh ke kubangan air selokan sepanjang bangunan talud.
Kondisi tersebut sempat mengundang pertanyaan warga sekitar, palagi anggaran yang dihabiskan terbilang besar.
“Kami juga tidak paham kenapa hanya sebelah kayak gini, kalau cuma sebelah begini sampah sampah ini pasti jatuh ke aliran selokan. Jadi takutnya bukan menyelesaikan masalah justru menimbulkan masalah baru,” kata sumber warga setempat belum lama ini.
Selain itu, warga juga mempertanyakan manfaat dari pembangunan talud tersebut.
Pasalnya, bagian depan kiri kanan talud masih tetap buntu sehingga menimbulkan genangan air.
“Bingung bagaimana perencanaannya. Harusnya kalau mau di bangun talud ini ada selokan dulu, kalau beginikan airnya buntu dan tergenang ke kami,” keluh sumber.
Sementara, pihak pihak terkait lainnya masih dalam upaya konfirmasi tim Jobber. (JB/tras)







