PT TIMAH Bantu Sumur Bor, Akhiri Krisis Air Bersih Bertahun-tahun di SMPN 3 Simpang Katis

BANGKA TENGAH, TRASBERITA.COM – Setelah bertahun-tahun menghadapi kesulitan mendapatkan air bersih, SMP Negeri 3 Simpang Katis, Kabupaten Bangka Tengah, akhirnya mendapat solusi melalui bantuan pembangunan sumur bor dari PT TIMAH (Persero) Tbk.

Bantuan tersebut menjadi angin segar bagi sekolah yang selama ini kerap mengalami kendala pasokan air, terutama saat musim kemarau. Ketersediaan air yang terbatas tidak hanya mengganggu kebutuhan sanitasi, tetapi juga berdampak pada kelancaran aktivitas belajar mengajar di sekolah.

Bacaan Lainnya

Kepala SMPN 3 Simpang Katis, Hastri, mengatakan sejak sekolah berdiri mereka belum pernah memiliki sumur bor karena keterbatasan anggaran. Sementara itu, dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tidak dapat digunakan untuk pembangunan sumur bor dan alokasi anggaran pemerintah daerah masih diprioritaskan untuk kebutuhan lain.

“Kalau musim kemarau dan tidak ada hujan, kami harus membeli air untuk diisi ke tandon. Bahkan siswa juga kami imbau membawa air dari rumah. Kondisi ini tentu cukup menghambat operasional sekolah,” kata Hastri.

Selama ini, sekolah hanya mengandalkan sumur resapan yang sumber airnya bergantung pada curah hujan. Ketika musim kemarau tiba, sumur tersebut mengering sehingga kebutuhan air bersih tidak dapat terpenuhi secara optimal.

Menurut Hastri, kondisi geografis sekolah yang didominasi batuan juga menjadi tantangan tersendiri dalam upaya mendapatkan sumber air. Berdasarkan hasil survei, sumber air baru dapat ditemukan melalui pengeboran hingga kedalaman sekitar 60 meter.

“Hasil survei menunjukkan kalau ingin mendapatkan sumber air harus menggunakan sumur bor dengan kedalaman sekitar 60 meter. Bor biasa tidak bisa menemukan sumber air karena kontur tanahnya berbatu,” jelasnya.

Ia mengaku bersyukur atas perhatian PT TIMAH yang telah membantu mewujudkan harapan sekolah untuk memiliki sumber air bersih yang memadai.

“Alhamdulillah kami mengucapkan terima kasih kepada PT TIMAH yang telah memberikan bantuan kepada sekolah kami. Bantuan ini akan digunakan untuk pembangunan sumur bor sehingga kebutuhan air bersih di sekolah dapat terpenuhi,” ujarnya.

Hastri menilai keberadaan sumur bor nantinya akan memberikan manfaat besar bagi warga sekolah, baik siswa maupun guru, karena dapat mendukung kenyamanan dan kelancaran proses belajar mengajar.

“Kami sangat berterima kasih karena bantuan yang kami ajukan mendapat respons yang baik. Bantuan ini menjadi solusi atas persoalan air bersih yang selama ini kami hadapi,” tambahnya.

Selain membantu penyediaan air bersih, Hastri juga mengapresiasi kepedulian PT TIMAH terhadap masyarakat dan dunia pendidikan di Desa Simpang Katis. Ia berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus berlanjut pada masa mendatang.

Salah satu kebutuhan yang masih diharapkan sekolah adalah pembangunan panggung literasi atau panggung kreasi yang dapat digunakan siswa untuk mengembangkan bakat dan kreativitas.

“Setiap hari Jumat kami memiliki program Pentas Kreasi, tempat siswa menampilkan pidato, puisi, hingga kemampuan berbicara di depan umum. Kami berharap suatu saat nanti bisa memiliki panggung yang layak sehingga potensi anak-anak dapat berkembang lebih optimal,” tutup Hastri.

Saya dapat menyesuaikan berita ini menjadi versi media online, gaya koran, atau versi advertorial PT TIMAH dengan sudut pandang yang berbeda. (Tras)

Sumber : www.timah.com

Pos terkait