Penulis: Sasmita
BANGKA, TRASBERITA.COM — Puncak Milad ke- 12 Al Mansur berlangsung cukup meriah dengan berbagai acara, diantaranya sajian kesenian dari anak didik sekolah ini, santunan untuk kaum dhuafa, dan tausiyah oleh Ustadz Dede Purnama.
Kegiatan juga dimeriahkan dengan pemotongan tumpeng yang menandai hari jadi Lembaga Pendidikan Islam Terpadu yang dilaksanakan di kompleks lembaga pendidikan di Desa Balunijuk, Kecamatan Merawang, Selasa (14/3/2023).
Ali Mutakin, Ketua Yayasan Al Mansyur dalam kata sambutannya mengatakan, perjuangan selama 12 tahun dalam mengembangkan lembaga pendidikan ini sebenarnya tidak mau untuk dilakukan perayaan, namun perjuangan guru yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan pikirannya tentu menjadi titik tolak untuk bisa maju ke depannya.
“Kami berharap anak- anak didik haris sekolah ke luar negeri termasuk anak hafidz quran bisa sekolah ke Turki kata Gubernur Erzaldi sehingga dapat memberi motivasi,” kata Ali.
Apalagi, kata Ali, dirinya telah melakukan riset sebelum mendirikan lembaga pendidikan Al Mansyur ini.
Hal ini melihat ulama- ulama dahulu yang menyelesaikan quran sejak dini sehingga dengan segala macam cara ataupun kurikulum yang dibuat bisa menghasilkan anak sekolah dasar dengan jumlah juz yang berbeda.
“Tidak penting berapa jumlah juz yang bisa dihafal tapi jiwa robbaninya bisa tertanam bahwa bisa menjadi misi ke depan agar anak didik bisa menjadi orang yang sungguh- sungguh, dengan kerja keras untuk bisa menjadi orang terbaik,” jelasnya.
Meskipun demikian, kata Ali, menjadi guru sebaik apapun tidaklah terlepas dari kritikan.
Hal itu tentu menjadi tantangan agar menjadi lebih maju dan bisa memberikan perubahan dengan mencerdaskan dan mencerahkan umat.
“Karenanya, Kami melihat betapa pentingnya pendidikan yang berkah untuk memajukan bangsa ini. Termasuk orang tua bisa ikhlas dalam perjuangan menyekolahkan anaknya dengan biaya berapapun. Dan, berikanlah doa terbaik dan dukungan kepada Al Mansyur agar Milad ke- 12 ini dapat menjadi tonggak untuk kemajuan ke depan,” kata Ali.
Sementara itu, Ustadz Zuhri, Anggota DPD RI dalam kata sambutannya mengatakan, hari ini semuanya menjadi saksi bahwa kalau betul- betul diniatkan dan dilaksanakan ternyata Alquran bisa menjadi pondasi bangsa dan umat ini ke depannya.
Kalau umat dahulu pernah mencapai kejayaan bisa dibangun dengan hal ini, karena generasi qurani maka kejauaan itu mungkin bisa terulang kembali dengan ikhtiar yang maksimal.
“Karenanya, Saya yakin NKRI pun bisa mengharapkan dengan landasan yang benar karena Alquran adalah rahmatan lilalamin. Karena orang yang belajarAlquran akan berani menegakkan keadilan dan kebenaran,” kata Ustadz Zuhri. (Tras)






